Total Tayangan Laman

Sabtu, 28 Februari 2015

HYDE, JEKYLL, ME EPISODE 12



**** 

“ apabila tujuanmu melakukan penyekapan dua hari yang lalu adalah untuk mengingatkan aku tentang kejadian 22 tahun lalu, maka kau berhasil. Aku memang pengecut. Tapi saat aku mencoba kembali mengingatnya, ada satu hal lain yang juga aku ingat. Dan aku yakin, bahwa kau melupakan bagian ini dari memorimu.” Kata Seo Jin lewat video youtubenya.



“ ingatan lain?” tanya Soo Hyun.

“ aku ingin membicarakan hal tersebut tapi aku tidak tau bagaimana cara mengontakmu, akhirnya aku coba berpikir dari sudut pandangmu. Kau pasti sudah bertahun tahun menggunakan internet untuk melacak keberadaanku, jadi pasti kau menemukan video ini dalam waktu singkat. Kirim email padaku, aku akan menemuimu dimana pun kau mau.”

“ bohong, kau berbohong!” kata Soo hyun yang terlihat mulai gentar dengan permainan yang ia mulai sendiri.

Konsekuensi mengupload video di youtube adalah semua orang bisa melihatnya, terutama orang yang kepo sama seo Jin. Oleh karena itu video ini sudah dilihat oleh banyak orang seperti Ryu Seung Yeon dan presdir Goo, bahkan Ha Na.




Seo Jin membujuk Ha Na untuk pulang ke Seoul, “ berbahaya jika kau sendiri disini, lagipula aku tidak bisa menyetir, bisakah kau menyetir untukku?”

Ha Na pun akhirnya setuju, di dalam mobil Seo Jin memejamkan matanya, “ aku tidak tidur. Apa kau berharap aku tidur dan terbangun menjadi Robin?”



Ha Na bingung mau jawab apa, “ aku tidak nyaman dengan pertanyaanmu.”

“ baiklah, kalau begitu bagaimana kalau kita makan? Aku lapar.”



Setelah selesai makan, mereka berdua berjalan menikmati udara segar, Seo Jin berjalan di belakang Ha Na.



“ kenapa kau berjalan di belakangku?”

“ aku menyukainya, beginilah kita berjalan saat itu.” maksud Seo Jin adalah saat mereka melakukan training diluar kota, saat Seo Jin harus pura pura jadi Robin dan Ha Na menyatakan perasaannya.

“ saat itu? aku yakin saat itu aku bersama Robin.”

“ saat itu terjadi kecelakaan kan, Robin pingsan dan aku terbangun. Saat itulah kau bilang suka padaku.”

“ direktur,”

“ kau bilang suka Robin berarti kau suka padaku.” Simpul Seo Jin.

“ itulah yang membuatku gila, aku melihat kalian sebagai dua orang yang berbeda,”

“ Robin ada di dalamku, inilah aku sebenarnya. Bukan cinta namanya bila aku tidak bisa menunjukkan siapa dirikku sebenarnya. Aku sudah memberitahukan semuanya padamu, sekarang keputusan ada di tanganmu.”

*itu Seo Jin ceritanya nembak?haha*

“ aku berjanji, apa yang terjadi lima tahun lalu tidak akan terjadi lagi.” Kata Seo Jin. (maksudnya??)

****
Sekretaris Kwon datang ke kantor polisi dan memberitahu detektif Na untuk menyebarkan foto masa kecil Soo Hyun dan melakukan pencarian publik.

Dalam waktu sekejap foto Soo Hyun ada di berbagai sudut LCD TV di Seoul, hal ini dilihat oleh Soo Hyun dan ia sangat marah. Gapapa bang, imut kok, hahahaha.



Tae Joo menceritakan hal itu kepada dokter Kang, “ dia bilang aku melupakan sesuatu?”

“ hal itu mungkin saja terjadi. Kau mungkin saja melupakan hal tersebut.”

“ tidak mungkin!” sangkal Tae Joo.

“Saat itu kalian masih sangat kecil dan mengalami hal yang begitu mengerikan, apa kau pikir hanya Seo Jin yang ingin melupakannya?”

“ ya, aku dan Seo Jin mengalami hal yang sama. tapi aku dan dia berbeda, Seo Jin pengecut dan aku tidak.”

Ergghhh.. ini orang kepala batu banget >.<

“ jika Seo Jin ingat sesuatu, maka itu hanyalah ingatan delusionalnya yang ia buat untuk melarikan diri dari masa lalunya, karena hanya dengan cara itulah ia bisa bertahan hingga sekarang.”

Seseorang datang ke apartemen Tae Joo dan itu adalah petugas keamanan gedung, ia mengatakan bahwa pemilik apartemen di bawah mendengar suara aneh dari apartemen ini kemarin.

Setelah mendengar hal tersebut Tae Joo segera ke ruangan Dokter Kang dan ternyata dokter Kang sempat coba meloloskan diri darinya.



“ kau coba minta pertolongan dengan ini dan pergi dari sini?”

“ tidak, aku tidak akan melakukan itu lagi. Aku bersalah padamu, aku menganggap kau sebagai obat untuk Seo Jin, maafkan aku. Lihatlah Seo Jin sudah sedikit berubah karenamu, aku akan jadi tamen pelindungmu sekarang. Aku tidak akan pergi meski kau memintaku untuk pergi. Seo jin sudah mulai sembuh, sekarang giliranmu..” Jelas dokter Kang.

****
Direktur Ryu diberitahukan oleh sekretaris presdir tentang dokter yang akan memberikan treatment kepada Seo Jin.

Ia pun mulai mencari nama dokter tersebut di internet, “ Jerrold R. Misky”.

Direktur Ryu sangat kaget melihat spesialisasi dokter tersebut yang adalah mengenai penyakit DID.

Dengan sigap pertemuan BOD pun di inisiasi oleh direktur Ryu, Seo Jin pun diharuskan datang.

Sebelum pertemuan dimulai Direktur Ryu datang ke kantor presdir dan mengatakan apa yang ia tau tentang dokter Jarrold.



Presdir kaget sekali darimana direktur Ryu bisa tau, akan tetapi presdir Goo tidak mau terlihat lemah dan mempersilahkan direktur Ryu untuk mengatakan apa yang dia mau katakan di hadapan BOD nanti.

“ kalau direktur Ryu tau, kau bisa saja diturunkan dari posisi CEOmu,” kata sekretaris Kwon pada Seo Jin.

“ benarkah? Kalau begitu baguslah,” jawab Seo Jin tenang.

****
Seo Jin datang tepat sebelum Direktur Ryu membocorkan mengenai DIDnya, sebelum direktur Ryu berbicara banyak, Seo Jin lebih dulu mohon ijin bicara.

“ ada dua hal yang ingin aku sampaikan hari ini.pertama kita semua tau bahwa jabatan presdir hotel Wonderland sedang kosong, oleh karena itu aku ingin mengusulkan direktur Ryu untuk mengisi posisi itu, ia memiliki kemampuan untuk mengatur hotel Wonderland dengan baik. Dan yang kedua, dengan ini aku mohon ijin untuk cuti 6 bulan dari jabatan direkturku.”



Semua orang di ruangan itu kaget, termasuk direktur Ryu dan presdir Goo.

Direktur Ryu tidak ambil pusing dengan alasan Seo Jin, he’s just happy because he’s the new CEO right now, hahahahaha.. ini orang lucu sebenernya.

“ kau pikir apa yang kau lakukan! jika akhirnya kau akan begini, mestinya kau pergi saja saat aku suruh pergi!” bentak presdir Goo.



“ ini bukan menyerah, aku sedang berjuang. Berjuang untuk hal yang menurutku lebih penting dari posisi CEO. Aku akan mencari dan mengembalikan segala sesuatunya seperti sebelum kejadian itu terjadi. Aku yakin direktur Ryu akan melakukan dengan baik, karena ia sejak dulu terobsesi menjadi CEO Wonderland.”

“ direktur, kau sudah banyak berubah. Teruslah begini dan jangan lepaskan Ha Na, meski situasi ini mirip dengan 5 tahun lalu.”

“ ini berbeda,”

“ apanya yang berbeda?”

“ hmm ya, mungkin semuanya sama. tapi kali ini aku berbeda, aku sudah berubah. Dulu aku dan Robin menyukai gadis yang sama. tapi sekarang aku sudah berubah, jika cinta dapat mengubah seseorang, maka aku sudah jatuh cinta padanya.” Papar Seo Jin.

Seo Jin kembali mendatangi Tae Joo dan menceritakan bahwa ia sudah ingat semuanya,

“ kau ingat sesuatu yang kau lakukan pada Soo Hyun?”

“ ya aku ingat, hal yang aku lakukan dimana aku harus berlutut di hadapannya dan minta maaf padanya. Hal yang kulakukan yang membuat ia dendam padaku seumur hidupnya. Aku ingin minta maaf padanya.”

Pada kesempatan yang sama, Ha Na menemui sekretaris Kwon dan menanyakan tentang apa yang terjadi 5 tahun yang lalu. Sekretaris Kwon awalnya tidak ingin menjawab hal itu tapi ia tidak kuasa menolak permintaan Ha Na. di waktu yang sama Tae Joo juga menanyakan apakah Robin pernah mengalami trauma sebelumnya, Seo Jin tau maksud Tae Joo tapi ia tidak mengatakan yang terjadi 5 tahun lalu.



“ Robin pernah mengalami trauma yang dalam lima tahun lalu, kejadiannya sama seperti sekarang. Robin dan direktur menyukai gadis yang sama. mereka mengatakan bahwa mereka kembar untuk menutupi semuanya, tapi pada akhirnya gadis itu tau.”

“ lalu apa yang terjadi?” tanya Ha Na.

“ gadis itu menanggap bahwa mereka monster dan pergi begitu saja. Setelah kejadian itu Robin pergi ke dokter Kan dan memintanya untuk membantunya hidup selamanya yang berarti percobaan bunuh diri. Meskipun mustahil, tapi hal itu bisa dilakukan melalui metode hypnotheraphy. Tapi saat hal itu dilakukan, Terry lahir.”

*lah? 3 kepribadian? Daebak!*

“ Robin membuat kepribadian yang bernama Terry, kepribadian yang sangat kejam dan penuh kekerasan. Kepribadian itu muncul dan coba untuk membunuh dokter Kang.”

*aaa, Robin tidak mau menghilang dan karena ia tidak bisa berbuat jahat, maka dia menciptakan kepribadian lain yang bisa jahat, lahirlah Terry. Aigooo*

“ beruntung saat itu banyak pihak yang membantu dan membuat Terry tertidur. Setelah itu direktur Goo terbangun dan Robin tidak pernah muncul lagi. Sejak saat itu direktur Goo tidak mau berhubungan dengan siapapun, ia tidak mau orang lain terluka lagi karena dirinya.”

****
Tae Joo dan Ha Na bertemu di sebuah taman,



“ apa kau tau apa yang membedakan kita dengan pasien DID?”

“ apa itu?”

“ memori,,”

“ memori?”

“ kita dapat mengingat semua kenangan yang pernah kita alami, baik itu hal buruk maupun hal baik. Tapi pasien DID tidak punya kemampuan itu, mereka memisah misahkan kenangan yang mereka miliki ke kepribadian yang mereka buat sendiri.”

Ha Na menyinggung mengenai kejadian 5 tahun lalu yang baru saja ia dengar, akan tetapi ia tidak mau menceritakan hal tersebut. tae Joo tau ada yang janggal, ia pun menghipnotis Ha Na untuk berkata jujur.



Setelah dihipnotis tentu Ha Na tidak sadar tentang info apa yang sudah ia berikan kepada Tae Joo, ia pun pergi setelah ngobrol dengan Tae Joo.

“ Terry. Aku tau bahwa pasti ada kepribadian lain.tidak mungkin seorang pasien DID hanya membuat satu kepribadian yang baik saja. Sekarang waktunya membawa Robin keluar.”

Robin terbangun dan kembali mengingat memori seo Jin. Sementara Ha Na pergi ke rumah Woojung dan bertemu dengan ayahnya.



Mereka berdua telah tau tentang DID Seo Jin, dan saat mereka membicarakan hal tersebut, Woojung mendengarnya dan tidak percaya bahwa Robin adalah alter ego Seo Jin.

Poor Woojung, mudah mudahan L yang aku puja bukan alter egonya Myungsoo, if that’s so then L is just an allusion T.T can’s stand it!!!



Robin menerima pesan dari Ha Na, it’s a scheduled text message, dan ternyata yang membuat pesan itu adalah Tae Joo saat tadi sore ia menghipnotis Ha Na.

Tae Joo membawa Robin ke sebuah convention hall, disana Robin mencari dimana Ha Na berada.

Tae Joo berada di sebuah hall menunggu kedatangan Robin, beberapa saat kemudian Robin masuk ke ruangan itu, Tae Joo segera menyalakan lampu sorot yang menyorot ke arah seorang perempuan dengan jubah putih.




“ Ha Na ssi?”

Robin berjalan ke arah panggung tempat orang itu duduk tertunduk, saat dilihat dari dekat ternyata itu dokter Kang.

“ dokter Kang?” Robin ingin menolong dokter Kang saat tiba tiba monitor di depannya menyala dan musik mulai mengalun, musik itu membuat Robin terhipnotis. Di monitor itu tertulis pula bahwa dokter Kang sudah menemukan metode untuk melenyapkan Robin. Tulisan itu membuat Robin marah dan keluarlah Terry..



“ selamat datang, Terry..” kata Tae Joo dalam hati.

Dengan tatapan violence, Terry memandang dokter Kang dan membangunkannya. Dokter Kang bangun dari kursinya dan menjauh dari Robin yang terus menatapnya.



Sementara Ha Na menerima video keberadaan Robin dan dokter Kang, ia tau bahwa yang disana bukanlah Robin tapi Terry.



Terry hendak mencekik dokter Kang akan tetapi ia berhenti saat dokter Kang meneriakkan nama Robin.

Saat itu juga memori Robin datang, saat Robin menyelamatkan Ha Na di jembatan dan di Wonderland.

“ tidak usah berterima kasih padaku, menyelamatkan orang itu kepribadianku.”

Ha Na menelpon Robin dan kali ini Robin mengangkat telponnya, “ Robin, kau mendengarku? Aku akan segera kesana jadi tetap disana, ya? Jawab aku dan bilang bahwa kau akan menungguku? Ya?” Ha Na berusaha tenang padahal dia nangis nangis tuh nelponnya takut Robin ngapa ngapain dokter Kang, hehe.



“ aku ingin hidup, aku tidak ingin menghilang.” Kata Robin sambil berusaha menahan tangisnya.

“ kalau begitu hiduplah, “ kata Ha Na yang membuat Robin tertegun, mungkin ini adalah pertama kalinya ada yang meminta dia hidup daripada menghilang.



Now Terry is Robin again. ia pun segera melepaskan ikatan dokter Kang dan membawa dokter Kang keluar dari sana.



Tae Joo terlihat sangat marah karena tidak berhasil membuat Terry mencelakai dokter Kang, ia pun kembali menggunakan metode gas beracun akan tetapi kali ini Robin dan dokter Kang dengan mudah meloloskan diri.

Ha Na yang sudah minta bantuan polisi tiba di convention hall tempat Robin dan dokter Kang, mereka tiba tepat waktu, Dokter Kang dapat diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.

Ha Na bertemu dengan Robin dan langsung memeluknya, “ aku ingin hidup sebagai Robin. Yang bisa menyelamatkan orang lain, dan menjadi orang yang kau sukai.”



Ha Na terlihat galau dan tidak tau apa yang harus ia katakan, haruskah ia mengatakan bahwa itu mungkin? Atau haruskah ia mengatakan bahwa itu tidak seharusnya terjadi?


****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar