Total Tayangan Laman

Sabtu, 28 Februari 2015

HYDE, JEKYLL, ME EPISODE 11



****

Seo Jin sadar dan ia mengingat bagaimana kemarin ia menyelamatkan Ha Na dengan memasangkan masker gas ke Ha Na, ia juga ingat bahwa ia minta tolong pada Robin.

*terjawab sudah, yang bangun adalah Seo Jin, ia hanya minta tolong sama Robin malam itu saja, hehe*

“ aku menyelamatkannya?” tanya Seo Jin pada dirinya sendiri, ia baru sadar bahwa ia menyelamatkan Ha Na.

Ha Na masuk ke dalam kamarnya dan menanyakan siapa dia sebenarnya,

“ apa kau terluka?” tanya Seo Jin.

“ tidak..”

“ apa kau lelah?”

“ tidak, aku baik baik saja,,”

“ aku lelah, aku ingin tidur, bisakah kau ada di sampingku sampai aku bangun?”

Ha Na bingung dengan permintaan Seo Jin, “ direktur..”

“ bukankah kau mau tau siapa aku? Tunggulah sampai aku bangun maka kau akan tau aku siapa.”

Seo Jin tertidur dan Ha Na ada di sampingnya, beberapa saat kemudian Robin terbangun.



Robin melihat Ha Na ada di sebelahnya, “ Ha Na  ssi, apa kau baik baik saja? Kenapa kau ada disana kemarin? Itu sangat berbahaya!” kata Robin sambil menyentuh wajah Ha Na hingga membuat Ha Na tersadar bahwa itu adalah Robin.



“ apa kau benar benar Robin?”

“ apa yang terjadi?” tanya Robin.

“ tadi direktur Goo memintaku untuk berada disini karena sebentar lagi ia akan bangun, dan saat itulah aku akan tau siapa dia sebenarnya. Aku yakin yang tadi tertidur adalah direktur Goo, bukan kau.” Kata Ha Na bingung.

Robin mau tidak mau menjelaskan apa adanya, “ dengarkan aku Ha Na, aku dan Seo Jin adalah dua pribadi yang berbeda. kami menderita DID, atau biasa disebut dengan multiple personality disorder.”

Ha Na nampak sangat shock mendengarnya, “ kalau begitu kau dan direktur, adalah orang yang sama?”

“ tidak! Aku dan Seo Jin bukan orang yang sama. kita punya kepribadian, pekerjaan, perasaan, dan memori yang berbeda. Dan orang yang suka padamu adalah aku, dan yang kau sukai adalah aku.” Papar Robin.



****
Dokter Kang diperlihatkan rekaman kejadian kemarin dari laptop Tae Joo, ia nampak senang melihat Seo Jin yang sudah bisa menyelamatkan orang lain. Untuk dokter yang sudah menterapi Seo Jin selama 10 tahun terakhir, ini adalah perkembangan yang sangat pesat.



“ kenapa kau begitu senang melihatnya begitu? Tidakkah kau tau metode paling baik untuk pasien DID? Ia harus menghadapi trauma yang membuatnya menderita DID. Hanya dengan cara itu pasien itu bisa melepaskan ketergantungannya pada alter egonya. ”kata Tae Joo sinis.

“ aku tidak sependapat denganmu, beberapa orang memang harus mengingat untuk bertahan, tapi ada juga orang yang harus melupakan untuk bertahan, bukankah itu sifat dasar manusia? Berusaha melupakan kenangan buruk yang menimpanya.” Kata dokter Kang.

“ Seo Jin sangat pengecut, karena ia takut menghadapi masa lalunya maka ia membuat benteng yaitu kau dan Robin.”

“ dokter Yoon, tidak bisakah kau melihat bahwa Seo Jin seperti ini karena ia juga mengalami masa lalu yang berat?”

“ tidak, itu karena ia pengecut maka ia membuat kepribadian yang baik supaya siapa ia sebenarnya tidak diketahui orang lain. Dan ia bahkan membuat benteng ketiga, Ha Na. ia seharusnya tidak pernah ada. Aku akan membuat benteng benteng seo Jin menghilang satu persatu, dengan begitu aku bisa melihat siapa dia sebenarnya. ”

Di rumahnya, Seo Jin kembali terbangun, Ha Na kembali masuk ke dalam kamarnya.



“ apa kau sudah tau semuanya?”

“ direktur Goo?”

“ ya ini aku. Kau kaget kan ? aku pun merasa demikian saat pertama kali mengalaminya. Tempat kita disekap kemarin adalah kenangan buruk untukku, sepertinya itu alasan Robin lahir.”

“ tapi aku sudah berubah, kali ini aku yang menyelamatkanmu, kau datang untuk melindungiku. Aku dan Robin adalah orang yang sama, aku dan Robin adalah satu.”

Ha Na bingung mendengar dua pernyataan yang bertolak belakang dari orang yang mukanya sama, which one does she have to believe??


Sementara itu Seo Jin mendengarkan video call dari Robin, “ kenapa kau mengatakan itu kepada Ha Na? selama ini bukankah kau yang selalu melarang aku mengatakan semuanya? Aku tidak siap untuk hal ini. ini adalah perasaanku, kenapa kau melakukan ini tanpa mengatakan apa apa padaku? Kenapa kau melakukan ini kepada orang yang aku sukai?” protes Robin.


****
“ aku masih belum yakin apa yang sebenarnya terjadi, tapi satu hal yang aku tau dan yakini, bahwa yang aku sukai adalah Robin. Saat direktur mengatakan bahwa kau dan Robin adalah orang yang sama, jangan katakan bahwa perasaanku padamu juga sama.”

“ lalu kenapa kau mengikutiku ke gudang itu kemarin? Apa menyelamatkan seseorang memang sifatmu? Atau kau kawatir padaku? Kalau iya, kenapa kau kuatir padaku? Aku tidak peduli kalau kau bilang itu hanya simpati, karena simpati adalah perasaan yang sangat dekat menuju cinta.” awww, that’s so sweet of Seo Jin.

Seo Jin mendatangi kantor polisi dan bertemu dengan detektif Na, “ keluarkan dokter Kang dari daftar tersangka.”

“ kenapa kau yakin kalau bukan dokter Kang pelakunya?”

“ dokter Kang tidak tau hal yang aku lupakan, lalu bagaimana ia bisa menanamkan hal yang aku sendiri tidak tau kepada Ahn Sung Goon? Yang menanamkan memori itu pasti Lee Soo Hyun, karena ia mengingat hal yang aku lupakan.”

“ baiklah bila itu menurutmu, tapi sejak kejadian penculikan itu tidak ada jejak apapun dari Soo Hyun. Sepertinya kita harus mempublikasikan hal ini untuk mempermudah pencarian, tapi bila itu dilakukan maka masalah ini akan berpengaruh pada citra Wonderland.”

Seo Jin menemui Ahn Sung Goon yang masih mengira dirinya adalah Soo Hyun.

“ aku ingat semuanya, tapi semakin aku mengingat hari itu, aku mengingat hal lain yang sepertinya kau lupakan.” Seo Jin lalu membisikkan sesuatu kepada Sung Goon. Sung Goon terlihat kaget dan tidak percaya dengan apa yang dikatakan Seo Jin.



“ jangan bohong!” kata Sung Goon.

“ jadi kau tidak ingat? Sepertinya kau juga menghapus ingatan sama seperti yang aku lakukan. Kau tau kan bahwa hari itu ada dua penjahat?”

*wow, that’s new, siapakah itu?*

Seo Jin diceritakan oleh sekretaris Kwon tentang bagaimana Robin menghandle pertemuan dengan BOD saat Seo Jin menghilang beberapa hari lalu.

Seo Jin nampak bingung kenapa bisa terjadi hal seperti itu, nampaknya hilangnya Seo Jin kemarin bukan karena dia takut atau bersembunyi, Seo Jin sendiri tidak tau kenapa hal itu bisa terjadi, ia nampak kuatir.

Presdir Goo memanggil Seo Jin ke kantornya dan memberi tahu bahwa ia akan menerima terapi dari dokter MPD dari Amerika mulai minggu depan.



Seo Jin mendatangi Tae Joo untuk membantunya menyembuhkan penyakitnya, Tae Joo pura pura kaget saat mendengar bahwa Seo Jin mengidap MPD.



“ aku di diagnosis DID sejak 15 tahun lalu, tapi ini pertama kalinya aku berhenti menjalani terapi. Aku mengalami gejala yang tidak pernah aku alami sebelumnya.”

“ gejala apa itu?”

“ selama ini aku memiliki waktu yang aku sepakati dengan alter egoku, tapi aku diberi tau bahwa aku sempat tidak kembali selama satu hari penuh.”

Tae Joo kaget, dokter Kang pun kaget karena di ruang ia di sekap ada speaker, dan Tae Joo mengaktifkan speaker tersebut sehingga dokter Kang bisa mendengar percakapan antara dirinya dengan Seo Jin.”

“ ini tidak pernah terjadi sebelumnya, apa artinya ini?” tanya Seo Jin.

Dokter Kang terlihat panik karena tau apa yang terjadi, Tae Joo menjawab pertanyaan Seo Jin.

“ aku harus berhati hati dan melakukan research lagi tentang hal ini, tapi dengan gejala itu dapat berarti bahwa kepribadian yang lain akan segera hilang..”

Mendengar hal itu Seo Jin shock berat.

“ kau dengar kan? Kepribadian utama akan segera hilang, artinya kepribadian yang lain akan semakin kuat. Robin ingin hidup sebagai Robin selamanya dan membuat Seo Jin menghilang,” kata Tae Joo kepada dokter Kang.
****

Seo Jin akhirnya memutuskan untuk membuat kasusnya go public, ia tau bahwa ini akan membawa nama Wonderland terseret di dalamnya.

Sementara Ha Na pergi dari rumah Seo Jin dan tinggal di luar kota, “ awasi dia meski dari jauh.” Pesan Seo Jin kepada bodyguard yang mirip Kim Jaejoong. Hehe.



Robin terbangun dan melihat pesan dari Ha Na yang bilang padanya bahwa ia perlu waktu untuk berpikir, makanya dia pergi sebentar.

Robin membuka pesan dari Seo Jin, “ aku berterima kasih atas kehadiranmu dalam hidupku, kau melakukan apa yang tidak bisa aku lakukan. tapi aku sadar bahwa kau adalah aku. Kau akan menghilang, ah, bukan hilang, tapi kau akan tetap hidup di dalam diriku.”



Robin terlihat tidak terima dengan apa yang dikatakan Seo Jin.

Robin mencari Ha Na kemana mana tapi tidak ketemu, ia akhirnya ke tempat Tae Joo.

Ha Na tentu tidak disana, Robin akhirnya malah ngobrol dengan Tae Joo, Tae Joo mengatakan bahwa ia tau siapa Robin dan seo Jin sebenarnya.



“ tadi Seo Jin kesini dan menanyakan beberapa hal mengenai gejala yang terjadi padanya.”

“ ada apa dengan Seo Jin? Kenapa ia mengalami hal itu?”

“ itu dapat berarti bahwa Seo Jin mungkin akan segera menghilang. Dan kau harus membantu Seo Jin agar ia tidak seperti itu.” jelas Tae Joo.

Robin bertanya pada Tae Joo tentang gejala yang juga di alaminya, Robin bilang bahwa ia mengingat sesuatu yang tidak pernah ia alami. Ia mengingat kejadian saat Seo Jin diculik.

“ apa artinya itu?”

Tae Joo terlihat kaget dengan apa yang ia dengar, tapi ia menolak untuk memberitahu Robin tentang hal itu dan mengatakan bahwa hanya Seo Jin yang berhak tau apa artinya itu.

“ itu mungkin hanya sesuatu yang sifatnya sementara karena kalian berbagi tubuh yang sama.” kata Tae Joo coba berbohong.

“ benarkah? Tapi kenapa kau terlihat kaget?”

Tae Joo pura pura kaget kayanya biar mancing Robin nanya terus, huhu.

“ apa aku akan menghilang?” tanya Robin.

“ tidak, malah sebaliknya.”Tae Joo angkat bicara. Dokter Kang teriak teriak dalam hati melarang Tae Joo untuk mengatakannya pada Robin.

“ memori identitas utama mulai kau ingat, itu berarti memorinya sudah mulai merasuk pada memorimu. Itu artinya bukan kau yang akan hilang, tapi Seo Jin yang mungkin akan hilang untuk selamanya.”

*geez it is so scary!!!*

Mendengar hal itu, ekspresi Robin menyatakan bahwa ia ingin hal itu terjadi, ia ingin Seo Jin hilang selamanya agar Ha Na bisa menjadi miliknya selamanya.

Robin pergi ke tempat ayah Woo Jung dan mendapatkan sepucuk surat, surat itu dari Tae Joo yang tidak menyebutkan identitasnya.

Surat itu menuliskan bahwa Dokter Kang sudah menemukan metode untuk menyembuhkan Seo Jin, dan bilang bahwa apabila metode itu berhasil maka Robin akan hilang selamanya.




Setelah membaca surat itu Robin nampak semakin marah karena keberadaannya semakin diusik.

Robin menelpon Ha Na tapi hapenya tidak aktif, ia pun hanya meninggalkan pesan suara dan bertanya dimana Ha Na sekarang.



Sementara di suatu tempat jauh dari Seoul, Ha Na sendiri di dalam kamar dan menyalakan hapenya.

Ia mendengar beberapa pesan yang masuk untuknya, dua dari Robin dan satu lagi dari seo Jin. Isinya sama sama aja, menanyakan dimana Ha Na.



Tae Joo menelpon Ha Na dan menanyakan Ha Na dimana, dengan sedikit clue dari Ha Na, Tae Joo langsung mencari keberadaan Ha Na.

Tapi sebelum Tae Joo sampai, Robin sudah duluan sampai di tempat Ha Na menginap, (entah tau darimana, hehe)

Ia berlari ke arah Ha Na dan langsung menciumnya,



“ dengarkan apa yang akan kukatakan padamu, jangan dengarkan Seo Jin, dengarkan aku. Disaat semua orang ingin aku menghilang dan menganggap aku hanya ilusi, kau tidak seperti itu. jika aku adalah ilusi, lalu apa arti perasaan berdebar ini saat aku ada bersamamu?”

Besok paginya Seo Jin bangun, tapi ia berada di mobil bukan di rumah. Sepertinya Robin membiarkan ia bertemu dengan Ha Na.. hehe.

“ apa kemarin Robin disini?” tanya Seo Jin yang dibenarkan oleh Ha Na.



“ saat ayahmu bilang padamu untuk percaya pada dirimu sendiri, apa kau langsung bisa percaya pada dirimu sendiri? apa kau langsung bisa bermain tali lagi?” tanya Seo Jin.

“ tidak, aku harus berlatih keras dan mengulangi kata kata itu dalam pikiranku.”

“ benarkah? Aku juga mengalami fase itu, saat ini aku sedang mencoba untuk menghadapi rasa takutku sejak 22 tahun yang lalu.”



Saat Seo Jin mengatakan hal itu Tae Joo memperhatikannya dari bawah tanpa sepengetahuan Ha Na dan Seo Jin.

Tae Joo menerima notifikasi dari hapenya yang bisa memberi info update apapun tentang Seo Jin, inilah cara Tae Joo mengamati Seo Jin selama ini.

Dan kali ini update dari Seo Jin adalah video youtube yang diunggah untuk Soo Hyun.



“ Lee Soo Hyun, ayo kita bicara. Mari kita bicarakan tentang kebenarannya, ayo kita bicara tentang apa yang aku lupakan dan tentang apa yang tidak kau tau. Ayo, kita selesaikan.” Kata Seo Jin di video itu.

Sementara dengan Ha Na Seo Jin mengatakan, “ karena kau aku berubah. Kembalilah, aku akan menunggumu.”


****
Comment : awww.. Seo Jin mulai terang terangan dengan perasaannya. Sementara Tae Joo alias Soo Hyun malah mulai ciut nyalinya, from what I saw.

Disaat Seo Jin sudah mau mengajak bertemu dan membicarakan semuanya, dari ekpresi Soo Hyun terlihat bahwa ia yang sekarang tidak punya nyali untuk membicarakan semuanya.

Sama kaya orang yang suka nantangin, pas udah ditantang balik, eh malah ga jadi

Mungkin karena Soo Hyun tidak siap dengan perubahan drastis dari Seo Jin ya, Seo Jin memang sudah banyak berubah.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar