Total Tayangan Laman

Senin, 06 Oktober 2014

RECAP: SHE IS SO LOVABLE EPISODE 3-4

EPISODE 3

Se Na bertanya kepada Hyun Wook, “ apakah kau ingin membuat sesuatu terjadi di antara kita?”

Hyun Wook menjawab pertanyaan tersebut dengan enteng, “ ya.. aku ingin kau membuat lagu yang bernilai 20 juta won.. kalau kau tidak bisa membuatnya, aku akan menarik kembali uang yang sudah aku bayarkan kepada penagih hutang.. besok datang ke kantor ANA pagi- pagi..”

“ dan..” tambahnya, “ kau bukan seorang wanita dimataku”

JLEB! DAR!                         

Di dalam bis, Se Na di telpon penagih hutang, ia menanyakan apa benar hutangnya sudah dibayar.

Si penagih hutang membenarkan itu dan berpesan pada Se Na untuk jaga diri baik baik dan untuk memiliki hidup yang baik, wkwkwkwkwk.. debt collector berbudi luhur..

Besoknya Hyun Wook menghadiri rapat bersama dengan staff ANA, ia mengatakan bahwa ia tidak ingin bekerja keras, ia hanya akan menghargai kerja keras teamnya saja…wkwkwkwk..

Se Na datang dan menunggu dikantor presdir, saat itu ia belum tau bahwa Hyun Wook adalah presdirnya, akan tetapi Hyun Wook segera memberi tau siapa dirinya.

Hyun wook memperkenalkan Se Na kepada Jae Yeong, ia tentu ogah- ogahan dengan keberadaan Se Na di tim song writingnya.

“kenapa aku harus menerima dia di timku?”

“ tak ada ruginya buatmu, mungkin dia bisa jadi inspirasimu.. seperti lagu infinite (yang kau jiplak) kemarin.” Jawab Hyun Wook.

“ apa? Aku tidak menjiplak lagunya! Aku mendengarkan banyak lagu, mungkin saja kalau aku mendapat inspirasi dari sana”

“ ya, tapi tidak semua lagu bisa menjadi inspirasimu. Tapi lagunya  Se Na bisa..”

Jae young tidak mau kalah, “ dia harus ikut audisi seperti yang lain.”

“ dia sudah ikut audisi, CD demonya sudah kau dengarkan” jawab Hyun Wook

Bhakakakakakakak.. jago banget si abang ngelesnya.

Jae yeong hanya menyuruh Se Na untuk melakukan hal- hal yang sepele, seperti buang sampah

HEY!!! DON’T DO THAT TO MY KRYSTAL!!!

Se Na diberitahukan bahwa ia menjadi trainee di ANA, oleh karena itu Se Na harus bisa membuktikan kemampuannya di tes evaluasi bulanan.

Tes evaluasi ini dilakukan kepada seluruh trainee di ANA entertainment, sebelum mereka debut, mereka harus di evaluasi dulu apa sudah layak sesuai dengan bidang masing- masing..

Waa.. gak ada artis you tube ya di korea, semuanya harus lolos training dulu..wkwkwkwk..

Di tengah kerepotannya mengerjakan tugas ini itu dari seniornya yang gak jelas, Se Na masih menyempatkan diri untuk latihan di ruang music ANA yang punya alat band lengkap.

Di tengah tengah latiannya, Se Na diganggu oleh Shi Woo, ia mengatakan bahwa Se Na harus sopan pada senior dan bintang besar seperti dirinya.  Se Na harus tau bahwa alat band yang Se Na pakai, lantai yang dia injak, semuanya adalah uang yang dihasilkan oleh Shi Woo..wkwkwkwkk…



Se Na terlihat tidak peduli meski Shi Woo adalah bintang besar sekelas infinite power , ia tetap cuek  latian.

Sementara itu Hyun Wook menengok ayahnya di rumah sakit, sepulang dari sana Hyun Wook terbayang kenangan masa lalunya bersama dengan So Eun di studio music. The used to make music together.



Sampai di ANA, Hyun Wook mencoba untuk kembali bermain piano seperti dulu, tapi dadanya kembali terasa sakit. ia tidak sanggup menyentuh piano itu.



Hyun wook terkejut saat mendengar suara keyboard dari ruangan sebelah, ia menghampiri ruangan tersebut dan melihat dua sosok wanita sedang memainkan keyboard bersama.

So eun dan Se Na.. they looked happy together..



Saat Hyun Wook masuk, imajinasinya semakin menjadi, Se Na malah dilihatnya sebagai So Eun.

Akan tetapi sesaat kemudian ia sadar, dan menyuruh Se Na untuk segera pulang karena sudah malam.
****
Cewek yang nolak cintanya Shi Woo memutuskan untuk bergabung di ANA entertainment, wkwkwkwk..

Bitchy banget nih cewek, benci guee..

namanya Ra Eum, ia sedang pacaran dengan leader Infinite power. Gak penting, haha..

sementara untuk merayakan ulang tahun Shi Woo, manajemen menyiapkan pesta ulang tahun bersama dengan fans.

Se Na ikut repot juga menyortir hadiah untuk Shi Woo.



Sayang di pesta itu terjadi insiden yang disebabkan oleh leader infinite yang gak suka sama Shi Woo.

Ia dengan sengaja menampilkan video Shi Woo yang ditampar oleh Se Na malam kemarin.

Shi Woo akhirnya berantem sama leadernya di back stage, Se Na melihat hal itu dan melerai mereka.



Melihat bibir Shi Woo yang berdarah karena habis dipukul, Se Na minta maaf.

Shi Woo bilang bahwa Se Na gak usah minta maaf, supaya Shi Woo bisa tetap jahat dengannnya..

Wuuu.. tipe tipe Young Do di the heirs nih,,hehe..

Sementara internet heboh dengan   video tamparan kemarin, ANA entertainment bahkan sampai merapatkan hal ini.

Manager infinite menyalahkan Se Na yang ikut terlibat dalam masalah ini, ia juga mengeluhkan kenapa Se Na bisa ada di ANA sekarang.

Hyun Wook mencoba membela Se Na dengan mengatakan bahwa, “ kenapa kau sebagai menagernya malah melihat sisi itu? apa kau tidak bisa melihat kenapa video itu bisa bocor oleh member infinite sendiri? Apa kau tau kenapa antar member bisa terlibat baku hantam seperti itu??!!” Hyun Wook emosi.

Jae yeong yang emang sirik sama Hyun Wook, mengatakan bahwa Hyun Wook selalu mencoba membela Se Na. padahal Se Na tidak ada apa- apanya.

Dengan kehebohan ini, Se Na menghampiri Hyun Wook dan meminta maaf atas semuanya.

Hyun wook tidak menanggapi permintaan maaf Se Na dan menyuruhnya untuk fokus pada lagu yang harus Se Na selesaikan.

Se Na kembali ke ruang latihan dengan tidak bersemangat, hyun wook dan Hae Yoon melihat hal itu dan menanyakan apakah Se Na benar- benar punya bakat? (PUNYA!!)

Saat mereka hendak pergi, Se Na memainkan tuts keyboardnya dan memainkan sebuah lagu.

 A song that successfully turns Hyun Wook around..

****
Keesokan harinya sudah tiba hari evaluasi bagi semua trainee, akan tetapi Jae Yeong dengan sengaja menyuruh Se Na untuk mengambilkan file lagu yang katanya penting.

Se Na mau tidak mau harus melakukannya, hingga ia terlambat untuk datang ke tes evaluasi.

Beberapa trainee sudah di evaluasi, tapi hanya Jae Young yang nyerocos. Bahkan saat Min Ah, Adik tiri Hyun Wook tes, Hyun Wook diam saja dan tidak berkata apa- apa.

Di saat salah satu boy band menyanyikan lagu milik Hyun Wook, ia kembali kumat, dadanya kembali terasa sesak, wajahnya memerah seolah tidak sanggup mendengar lagunya sendiri.



Ia segera meninggalkan ruangan sejenak untuk menenangkan diri.



Saat evaluasi selesai, Se Na baru datang.. ia dengan berani mendatangi Jae Yeong dan menyerahkan MP3 yang diminta Jae Yeong tadi.



NICE!

Dengan begitu semua orang tau kenapa Se Na bisa telat dateng.

Se Na diijinkan untuk ikut tes evaluasi, ia langsung menuju keyboard dan memainkan lagunya. Pertama kali melakukannya, Se Na salah karena grogi.



Jae Young tidak mengijinkan Se Na mengulangi, tapi Hyun Wook berkata sebaliknya.

Dan pada kesempatan kedua, Se Na berhasil menyanyikan lagunya. Lagunya sih enak, hehe..

Tapi saat di evaluasi, Se Na ternyata masih belum memiliki kualifikasi seorang song writer yang baik. Pemilihan katanya masih belum bagus dan tidak tercipta harmoni.. (nahlo.. apaan lagi tu..hehe).

Hyun wook tetap membela Se Na dan mengatakan bahwa ia penasaran untuk melihat Se Na berusaha lebih baik lagi.

Jae Yeong meradang, “ kenapa kau hanya berkomentar pada gadis ini saja? Kenapa kau diam saja saat yang lain tampil?”

Hyun Wook tersenyum simpul, “ aku diam saja karena berusaha menghormatimu sebagai mentor mereka. Tapi apa kau akan baik- baik saja bila aku mengevaluasi mereka? Baiklah..”

Dan Hyun Wook pun mengevaluasi semua trainee tanpa kecuali, bahkan adik tirinya sendiri di evaluasi dengan keras. Saat tadi semua orang memuji Min Ah karena ia adalah anak presdir ANA, Hyun Wook malah berkata sebaliknya .

Hyun wook mengatakan bahwa Min Ah bahkan tidak bisa membedakan mana head voice dan mana falsetto,

Gue juga gak tau, oppa T.T

Tidak terima anak didiknya di gituin, dan merasa Hyun Wook terlalu membela Se Na, maka Jae Yeong membuat taruhan.

“ aku ingin bersaing dengan dia, menciptakan lagu..”

Hyun wook mengiyakan, “ apa taruhannya?”

“ yang menang, lagunya akan dijadikan judul lagu infinite selanjutnya. Kalau aku kalah maka aku akan keluar dari ANA” (bener ya??hahahahaha)

Hyun Wook mengiyakan, sementara Se Na kaget mendengar hal itu. setelahnya, semua orang menanyakan siapa Se Na sebenarnya.

Kenapa ia bisa begitu dekat dengan presdir? Bahkan senior yang nyuruh nyuruh Se Na pun minta maaf karena udah nyuruh Se Na sembarangan.

Malam harinya, Hyun Wook yang habis beli minum di convenience store gak sengaja liat Se Na yang lagi galau di jalan mau pulang.

Se Na merasa terbeban dengan kehadiran presdir di dekatnya, ia tidak mau orang- orang membicarakannya karena presdir. Selain itu Se Na juga tidak habis akan taruhan yang dibuat presdir antara Se Na dengan Jae Yeong.

Hyun Wook tersenyum dan mengatakan bahwa keajaiban bisa terjadi,

Kau itu istimewa di mataku, ini pertama kalinya jantungku berdebar saat mendengar lagu orang lain..


****
EPISODE 4

Se Na duduk di rooftop garden kantor ANA, ia terngiang kata- kata Hyun Wook kemarin, “jangan melepaskan apa yang sudah kau miliki..”

Hae Yoon tiba- tiba menghampirinya, menyuruh Se Na untuk mengalah saja pada Jae Young dan minta maaf atas semuanya.

Se Na bingung mendengarnya, kenapa ia diminta mengalah.

Sementara Jae Young datang menghampiri mereka berdua dan mengatakan pada Se Na untuk berusaha sebaik mungkin membuat lagu untuk bisa mengalahkan Jae Young.

Sementara, berkat perhatian Hyun Wook kepada Se Na yang ditunjukkannya di kantor, banyak orang yang mengira Se Na mengandalkan relasi saja padahal dia tidak punya kemampuan.

Loker Se Na di kotori dengan lelehan eskrim sebagai tanda bully kepada Se Na.



Hyun wook melihat itu, Se Na lalu meminta pada Hyun Wook untuk tidak menghampirinya saat ada di kantor.

Sementara Shi Woo datang ke kantor Hyun Wook, Hyun Wook meminta Shi Woo untuk segera meminta maaf dan memperbaiki hubungan dengan sesama member infinite power.

Shi woo tidak mau dan berkata bahwa mereka yang harusnya minta maaf, tapi Hyun Wook tidak mau tau dan meminta Shi Woo untuk take a selfie dengan semua member dan meng uploadnya, hahaha.. jadi mikir kalo ada boyband asli posting selfie mereka, jangan- jangan mereka fake..akakakak
****

Se Na tidak bisa mendapatkan ilham membuat lagu, ia duduk di depan minimarket untuk makan ramen instan.



Saat ia sedang mau makan, tiba- tiba segerombolan gadis SMA menghampirinya, mereka mengenali Se Na sebagai wanita yang sudah menampar Shi Woo di video yang tersebar.

Se Na lalu diajak perhitungan oleh mereka di sebuah gang, _idih_



Se Na terlihat santai meladeni anak- anak SMA itu, bahkan sampai Se Na terjatuh di tempat sampah.

Se Na hendak menjambak rambut gadis itu saat Shi Woo tiba- tiba muncul dan membela fans- fansnya.



Melihat sikap Shi Woo seperti itu, Se Na marah besar, menganggap Shi Woo membela orang yang salah.

Akan tetapi Shi Woo membela diri dan mengatakan bahwa, “ aku melakukannya supaya kau tidak disentuh lagi oleh mereka, kalau tadi aku membelamu, maka mereka akan  lebih menindasmu. Fans memang orang seperti itu,,”

Se Na tidak peduli dan malah bilang, “ gitu ya? Aku sangat tersentuh dengan sikapmu..” katanya skeptic.

“ yah, kau memang harusnya tersentuh,,” balas Shi Woo lebih skeptic. Sebelum shi Woo pergi, ia memakaikan topinya ke Se Na, dia bilang supaya Se Na tidak ketauan lagi oleh fansnya..



Awww… manis banget dueh >.<

Saat sampai di rumah, Se Na tidak juga mendapatkan ilham yang tepat.

Sementara di rumahnya, Hyun Wook juga kuatir apakah Se Na baik- baik saja. Ia beralasan mengajak Dal Bong jalan- jalan malam untuk bisa menghampiri Se Na.

Mereka bertemu di warung deket rumah Se Na, Se Na nampak enggan melihat Hyun Wook.

“ bukankah setidaknya kau harus menyapa Dal Bong?” kata Hyun Wook.

“ dal bong- ie, annyeong!!” kata Se Na ceria sambil menatap Dal Bong. Lalu wajahnya kembali muram saat melihat Hyun Wook..wkwkwkwk

Di toko, Hyun Wook rebutan es krim dengan Se Na, sikap lucu mereka ini sampe diketawain sama yang punya toko. Yang lebih malu- maluin lagi, Hyun Wook lupa bawa dompet..hahahaha.. akhirnya dia minjem duit sama Se Na.



Sambil jalan- jalan, Hyun Wook menanyakan Se Na tinggal dengan siapa.

Se Na menjawab bahwa ia tinggal dengan teman dan dengan pacar temannya.

Hyun wook kaget, “ kau tinggal dengan laki- laki? Dua perempuan satu lelaki?”

“ kau tidak pernah dengar tentang berbagi rumah? Kau kuno sekali..” kata Se Na.
****

Besoknya di kantor, Ra Eum ada meeting dengan Hae Yoon. Di tengah meeting mereka, Hyun Wook datang dan minta ketemu dengan Hae Yoon.

Ra Eum bisa melihat bahwa Hae Yeon menyukai Hyun Wook.

“ apa kau menyukai Hyun Wook oppa?”

Hae yoon mengelak, “ tidak! Mana mungkin!”

“ oke, kalo gitu ijinkan aku mendekatinya,,” wkwkwkwk..

Hae yoon melarang Ra Eum untuk melakukan hal itu, Ra Eum lalu meminta Hae Yoon untuk melepas high heelsnya.

Ra eum lalu mematahkan hak sepatu Hae Yoon, ia tentu marah. Tapi Ra Eum menjelaskan bahwa diperlukan adanya kecelakaan kecil untuk bisa membuat Hae Yoon dekat dengan Hyun Wook.

Dan kesempatan sepatu patah itu dimanfaatkan Hae Yoon untuk pura- pura jatuh di pelukan Hyun Wook..wkwkwk.


se suka sukanya aku sama cowok, ga bisa bikin aku tega matahin hak sepatuku sendiri T.T

Sayang ini dilihat oleh Jae Young dan membuatnya sangat sangat sangat sangat cemburu..

WIDIH, SEANDAINYA TATAPAN MATA BISA MEMBUNUH,
HYUN WOOK PASTI LANGSUNG MATI..HAHA


Terpancing dengan kejadian tadi, Jae Young datang ke kantor Hyun Wook. Ia mengatakan semestinya battle ini terjadi antara Jae Young dan Hyun Wook. Kenapa harus melibatkan Se Na?

Jae Young mengatakan bahwa sepertinya Jae Young sudah menemukan pengganti So Eun.

Nahlo, jangan- jangan dulu mereka berdua rebutan So Eun.

Hyun wook nampak marah, ia memperingatkan Jae Young bahwa ia tidak suka nama So Eun keluar dari mulut Jae Young.

Akan tetapi Jae Young tertawa dan mengatakan bahwa bukan dirinya yang membunuh So Eun, melainkan Hyun Wook.. (karena kecelakaan itu)

Hyun Wook marah besar, ia mencekik Jae Young dan mengatakan bahwa Jae Young tidak seharusnya mengatakan hal tersebut.



Hmm.. kayanya bener ada sesuatu deh dulu..
****


Telpon So Eun kembali berbunyi saat Hyun Wook sedang mandi, kembali Hyun Wook mendengarkan pesan suara yang ditinggalkan.



Disana Se Na menyatakan bahwa ia sedang sedih, Se Na mengatakan bahwa ia ingin memenangkan kompetisi ini dan tidak mengecewakan Hyun Wook.

Sementara keesokan paginya, Se Na datang ke rumah Hyun Wook. Hyun Wook melihat kedatangan Se Na dari jendela rumahnya.

Ia segera  keluar dan mengajak Se Na pergi mencari inspirasi sambil relaksasi.

Pertama- tama Hyun Wook mengajak Se Na ke galeri lukisan, ia mengatakan bahwa Se Na  harus bisa melihat sesuatu dengan penuh etiket.



Setelah itu Hyun Wook mengajak Se Na  ke taman hiburan yang sudah bangkrut, yang ada hanya bangkai mainan yang tidak terawat.

Sampai mereka berdua tiba di carrousel, kuda- kudaan yang bisa muter muter, hehe,

Mereka berdua lalu larut dalam kenangan masing- masing. Akan tetapi mereka mengenang orang yang sama. So Eun.



Dalam perjalanan mereka pulang, Se Na sempat menanyakan, di saat apa Hyun Wook bisa membuat lagu yang bagus?

Hyun Wook bilang saat dia jatuh cinta.

Mendengar itu, Se Na pun pulang dan segera mengambil gitarnya, seolah mendapat ilham..hehe



Sementara di rumahnya, Hyun Wook berbicara pada hape So Eun, ia menceritakan bahwa hari ini ia pergi dengan Se Na, ia sangat senang hari ini bisa pergi dengannya.

Setelah bercerita, Hyun Wook memandangi barang peninggalan Se Na, dan Ia berkata,

“ saat itu, seharusnya aku melepaskanmu saja..” Hyun Wook lalu menangis dengan sangat sedih. T.T


****

Di tempat yang lain, Jae Young meminta Hae Yoon untuk datang ke sebuah restoran.

Disana Jae Young memberikan Hae Yoon sebuah kotak yang kayanya isinya cincin, Jae Young meminta Hae Yoon membukanya tapi Hae Yoon tidak mau. Membuat Jae Young patah hati, karena ia tau bahwa Hae Yoon menyukai Hyun Wook.

Keesokan paginya, saat Hyun Wook baru tiba di kantor, ia mendapati Se Na sudah ada di ruang latihan, terlihat lelah habis buat lagu.

Hyun Wook menanyakan apakah Se Na sudah selesai membuat lagu?

Se Na bilang sudah selesai, ini karena bantuan tetangganya yang sangat baik.. Hyun Wook maksudnya..wkwkwkwk..

Hyun Wook senang mendengarnya dan bertanya pada Se Na apakah Se Na sudah buat Guide untuk lagunya?

Jadi guide itu semacem Demo gitu, jadi lagu yang diciptakan direkam, ada yang nyanyiin gitu..

Se Na tidak memikirkan hal itu, Hyun Wook mengatakan pada Se Na bahwa banyak sekali yang Se Na tidak tau tapi dengan mudahnya Se Na mengatakan bahwa ia sudah selesai..wkwkwkwk..

Sampai di studio rekaman, Se Na minta diajarkan untuk menggunakan mixer, Hyun Wook nampak senang melihat kerja keras Se Na.



Akan tetapi, Se Na masih belum punya orang yang akan menyanyikan lagunya..huhu..

Anggota Infinite power tidak ada yang mau membantunya karena takut Jae Young akan memarahi mereka.

Melihat hal itu Shi Woo mengejek Se Na, “ jangan meminta bantuanku..” kata Shi Woo geer.

“ aku memang tidak akan meminta bantuanmu,,” kata Se Na ketus.

Shi Woo gentian bengong, “ kok gitu?” wkwkwk.. ini orang mau bantuin aja repot amat.

“ iya, kata leadermu, kamu tuh ga bisa nyanyi..”

Shi Woo tidak terima dengan kata- kata itu dan akhirnya memutuskan untuk menjadi guide lagunya Se Na.

Sebelum rekaman ia melihat lagu yang dibuat oleh Se Na, ia tersenyum (manis banget sumpah), dan mulai menyanyi.



Entah apa arti senyum itu, antara beneran bagus atau amatiran banget..hehe..

Selesai rekaman, Shi Woo meminjam telpon Se Na dan menelpon hapenya sendiri..

Halah! Modus! Haha..

Se Na bertanya kenapa Shi Woo meminta nomornya?

Shi woo menjelaskan supaya dia tau hasil rekamannya tadi, haha.. bisa aja..
****

Kayanya emosi gara- gara ditolak cinta, Jae Young memutuskan untuk resign dari ANA. Ia bahkan berniat membawa serta anak- anak infinite power, kecuali shi woo (huh!)

Sebelum pergi, Jae Young mengirim foto kepada Hyun Wook yang berisi foto ayahnya bersama gadis yang masih sangat muda. Jae Young marah besar.

Sebelum pergi ke ayahnya, Se Na mencegat Hyun Wook dan mengatakan, “ apakah Jae Young pergi karena aku?”

Hyun wook tersenyum dan berusaha menenangkan Se Na bahwa semua yang terjadi di dunia ini tidak terjadi semata- mata hanya karena Se Na.

Ia lalu pergi, dan air mukanya segera berubah muram. Jae Young pergi juga karena Se Na sih, karena disuruh battle sama Se Na trus dia merasa diremehin gitu brooo..

Sementara sampai di rumah, Hyun Wook menanyakan apakah ayahnya menikahi seorang trainee di ANA?

Ayahnya tidak mengelak dan hanya mengatakan, “ kenapa? Dia tidak di bawah umur kok.”

Waduh, tua tua keladi nih..hmm..

Hyun Wook sangat marah dengan ayahnya, ternyata ibu tirinya yang sekarang ini dinikahi ayahnya satu tahun setelah ibunya Hyun Wook meninggal.

Kalo kata orang jaman dulu, belum juga kering kuburannya istrimu, udah main nikah aja kau..

Ayahnya tidak mengira bahwa Jae Young akan membocorkan hal ini kepada Hyun Wook lalu mengundurkan diri.

Ayah Hyun Wook lalu memberitahukan rahasia besar Jae Young dan meminta Hyun Wook untuk menyebarluaskannya ke media massa, supaya Jae Young bisa cepat kembali ke ANA.

Hyun Wook menolak dan mengatakan bahwa ini adalah akhir dirinya bekerja untuk ANA, ia tidak mau tau lagi apapun tentang ANA.

Se Na merasa sangat bersalah melihat berita di internet, infinite power yang akan bubar karena tiga orang membernya dibawa pergi oleh Jae Young. Dan Jae Young pergi karena dirinya.

Dengan langkah gontai Se Na ingin menghibur Hyun Wook yang pasti sedang lebih stress sekarang

Ia meminjam topeng anjing yang dipakai bekerja oleh pacarnya Joo Hong.

Ia memakainya di kepalanya dan datang ke rumah Hyun Wook. Ia mendapati Hyun Wook sedang duduk termenung.


“ halo.. aku temannya Se Na, namaku Dal Bong. Se Na ingin menyampaikan sesuatu padamu tapi dia malu. Dia memintaku menyampaikannya..” kata Se Na dengan topengnya.

Dal bong boongan mengatakan bahwa Se Na sangat kuatir bahwa hal ini terjadi karena dirinya, Se Na sangat kecewa karena dia tidak bisa memainkan lagu yang sudah dengan kerja keras ia selesaikan.  Padahal kalau diberi kesempatan, ia pasti bisa mengalahkan Jae Young. Se Na bilang bahwa dia menyesal dan berjanji bahwa ia akan bekerja dengan lebih keras mulai sekarang.

Setelah selesai menyampaikan pesannya, Dal Bong boongan duduk di samping Hyun Wook.



“ Se Na memintaku untuk menemanimu, supaya kau tidak kesepian..”




Hyun wook akhirnya angkat bicara, “ temanmu Se Na, apakah dia baik- baik saja?”

Dal Bong boongan mengangguk, akan tetapi Hyun Wook tidak percaya, lalu membuka topeng anjing itu.

Di dalamnya, Se Na menangis. Duh, gak keliatan.. Se Na terlalu putih.. hehe..


****

Di dua episode ini Hyun Wook menjelaskan alasannya bersikap baik pada Se Na. sahabat Hyun Wook meminta Hyun Wook untuk menjauhi Se Na supaya bisa melupakan So Eun.

Akan tetapi Hyun Wook tidak mau dan mengatakan bahwa ia akan merawat Se Na.

Meanwhile I have a feeling kalo habis ini akan lebih banyak scene Se Na- Shi Woo.. haha..

Kayanya lagu Se Na yang dinyanyiin Shi Woo tadi akan di gembleng lagi dan dijadikan lagu buat debut solonya Shi Woo sepeninggal member lainnya.. haha.. sok tau banget :p

Tidak ada komentar:

Posting Komentar