Total Tayangan Laman

Sabtu, 15 Juni 2013

Sharing


Hai.. kayanya aku engga menepati janji buat rehat nulis deh..hehe,,

Mian,. Aku pikir engga akan ada bahan yang bisa ditulis, eh ternyata ada saudara sekalian..hehe..

Hari waktu aku nulis ini adalah hari minggu, aku ke gereja sore sama nyokap.. engga mau kalo sampe engga ke gereja..

Besoknya mau uas soalnya, kaya engga minta restu aja..hehe..

Kehadiranku di gereja tadi bener- bener pas banget.. firman yang disampein kena banget buatku..

marilah kepadaKu semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu _matius 11:28_”

Pas banget sama situasi dan kondisi saya belakangan ini..

Belakangan ini aku diam di antara orang- orang “gila”, entah aku yang waras ato aku yang gila sampe hampir kehilangan arah sendiri gue..

Aku diam di sekumpulan orang yang gila hormat,

Di sekumpulan orang yang main tusuk depan belakang.

Di sekumpulan orang yang engga tau apa itu respect orang lain,

Di antara orang yang menjauhi teman seperjuangan..

Dimana kata- kata manis Cuma di mulut,

Dimana kebaikan Cuma dilakukan kalo ada perlunya..

Keadaan itu hampir bikin aku engga waras, and I really wanted to get back to my senses..

Tadi kak Rio khotbah tentang orang stress di bali, tentang orang yang sakit jiwa di bali.

Menurut data, ada 40 ribu orang sakit jiwa di Bali..

20% populasi di Bali ini menderita stress, stress is gangguan jiwa.

Apa yang bikin orang stress?

Karena engga mencapai target pribadi,

Karena apa yang diharapkan engga sesuai dengan kenyataan..

Setelah dicari ke beberapa website, kebanyakan ngasi saran untuk mengatasi stress itu dengan liburan, meditasi, engga ada saran yang bilang sebaiknya mendekatkan diri pada Tuhan.

And the khotbah begin :D

Berkaca dari komunitas yang aku diami belakangan ini, nampaknya banyak orang yang lagi tertimpa stress..

Banyak orang yang engga mencapai target pribadinya, sehingga saling menyalahkan satu sama lain dan engga bisa lagi melihat orang itu sebagai teman sekerja.

Jujur, gue takut banget ketularan.. ketularan stress, ketularan “gila”.. ketularan pinter berkata manis yang sebenernya engga pengin aku ucapkan..

Aku sempet beberapa kali hampir nangis waktu kak Rio khotbah di depan..

Kak rio bilang, yang menciptakan kita itu Tuhan, so yang paling mengerti kita pada hakikatnya adalah sang pencipta, bukan yang lain..

Sebesar apapun masalah yang lagi kita hadapi, ada Tuhan yang lebih besar dari permasalahan kita..

Tapi yang sering terjadi adalah kita malah mengecilkan peran Tuhan dan memperbesar masalah itu sendiri..

Padahal all we have to do is just come to Him..

Di saat kita berdoa tentang masalah yang lagi kita hadapi, Tuhan bukan mengambil masalah kita, tapi yang dia lakuin adalah memegang tangan kita, memberi kita kekuatan, dan berjalan bareng sama kita sampe akhir..

Aku jadi inget ilustrasi cerita judulnya “ foot prints” alias jejak kaki..

Ceritanya ada seorang manusia yang berjalan sama Tuhan di pantai…

Awal perjalanan, di pasir keliatan empat jejak kaki..

Tapi semakin jauh berjalan, jejak kakinya tinggal dua..

Which is hanya tinggal satu orang aja yang berjalan.

Dan di akhir cerita itu, yang terjadi adalah Tuhan yang menggendong kita di pundakNya, karena kita engga kuat lagi sama jalan yang harus kita tempuh.. makanya jejak kakinya jadi Cuma ada dua..

Hal ini membuktikan kalo Dia engga pernah melepaskan kita barang sedetik pun..

And I’m really grateful to have a wonderful God like Him J
****



Tidak ada komentar:

Posting Komentar