Total Tayangan Halaman

Jumat, 07 November 2014

MY LOVABLE GIRL (SHE IS SO LOVABLE) EPISODE 15


Hymne.. Shi Woo- yah ^^


Hyun Wook langsung sakit karena kepergian Dal Bong, Se Na pun merawat Hyun Wook. Mereka berdua masuk ke rumah Hyun Wook dan Se Na membuat teh hangat supaya Hyun Wook bisa minum obat.

Rumah yang tadinya terasa kosong serasa hidup kembali dengan adanya Se Na disana untuk Hyun Wook.

Setelah Hyun Wook tidur Se Na pun pulang, dan keesokan paginya Se Na mengunjungi tempat keramat, hehe..

Ia mengunjungi tempat abu kakaknya disimpan, di hadapan foto- foto almarhum kakaknya Se Na meminta maaf kepada kakaknya karena ia telah menyukai Hyun Wook, dengan menangis ia memohon pada kakaknya untuk dapat mengerti apa yang ia lakukan.



Malamnya, Se Na bertemu dengan Hyun Wook setelah tadi siang Se Na menolak untuk bertemu dengan Hyun Wook karena ia harus pergi ke suatu tempat. Mungkin dia lagi sedih habis dari makam kakaknya. Hehe..

Pertemuan mereka diawali dengan Hyun Wook yang menanyakan kesediaan Se Na untuk memulai semuanya dari awal.

Setelah itu mereka berdua hangout bareng, pertama mereka beli bakpao, lagi- lagi mereka rebutan karena rasa bakpao yang mereka sukai Cuma tinggal satu

Dan lagi- lagi Hyun Wook lupa bawa dompet, haha, lupa apa di lupa- lupain.. :p

Setelah itu mereka makan tteokbokki di pinggir jalan, dan Se Na membelikan sebuah boneka anjing besar untuk Hyun Wook yang katanya sebagai pengganti Dal Bong..



What a cute doll ^^
****

Peer besar masih harus diselesaikan segera oleh Se Na,

Yap, hubungan gantung antara dirinya dengan Shi Woo..

Besok paginya ia datang ke asrama Shi Woo untuk mengatakan semuanya.

Shi Woo awalnya sangat senang karena tumben banget Se Na nelpon duluan,

Se Na akhirnya menjelaskan bahwa ia tidak bisa menerima perasaan Shi Woo untuknya,

“ kau itu baik, tapi sepertinya kita tidak bisa lebih dari teman..”  lalu Se Na segera mengembalikan kotak yang diberikan Shi Woo kepadanya.



Shi Woo terlihat sedih sekali saat itu sampai- sampai dia meminta Se Na untuk pergi saja. Se Na juga sedih, tapi ia tau bahwa ia harus mengatakan hal ini.. bagus- bagus, PHP itu dosa.. haha..

After that, things seems to get much better for both Shi Woo and Se Na.

Karena prestasi Shi Woo, ANA menjadi stabil kondisi finansialnya, investor dari Cina pun urung untuk menarik investasi mereka di ANA.

Sementara Se Na ditawari untuk menulis lagu oleh salah satu Rumah produksi juga, Hyun Wook bilang bahwa ia tidak senang dengan berita itu karena yang menelpon Se Na adalah perusahaan saingan ANA, haha..
****

Se Na datang ke rumah Hyun Wook membawa bahan makanan untuk dimasak.

Hyun Wook nampaknya masih trauma sama masakan Se Na, ia membujuk Se Na untuk membantunya motong- motong aja, sisanya biar Hyun Wook yang urus.. haha..

“ orang tidak mungkin sempurna, kau kan sudah lihai menulis lagu, tidak perlu memasak lagi..” hahaha, sweet boyfriend :D

Saat mereka sedang masak, tiba- tiba ayah Hyun Wook datang berkunjung. Presdir Lee datang karena mendengar kabar tentang Dal Bong dari Hae Yoon.

Se Na, Hyun Wook, dan Presdir Lee akhirnya duduk bertiga. Presdir Lee nampak kepo akan hubungan antara Hyun Wook dengan Se Na karena setau Presdir, Se Na adalah pet sitter Dal Bong sebelumnya.

Hyun Wook lalu memperkenalkan Se Na sebagai song writer Shi Woo



“ aaa.. jadi kau masak dengan song writermu sekarang?” goda Presdir.

Ia bahkan menanyakan siapa nama Se Na dan tidak nampak curiga bahwa Yoon Se Na adalah adik dari Yoon So Eun.

But it doesn’t take long for him to change his mind abou Se Na, karena jae Young memberitahunya segalanya. Bahwa Yoon Se Na adalah adik Yoon So Eun..

Dasar laki- laki ember! Huhu.. pertama Se Na, kedua Shi Woo, sekarang Presdir Lee.. hadehh..

Segera setelah mendengar hal tersebut, Presdir segera memanggil Se Na untuk bicara empat mata dengannya.



Presdir menjelaskan bahwa dulu dia juga tidak setuju Hyun Wook dengan So Eun, ia berusaha sekuat tenaga memisahkan mereka berdua.

Itulah yang membuat hubungannya dengan Hyun Wook sempat menjauh beberapa tahun.

“ aku tidak peduli dengan siapapun Hyun Wook berhubungan, kecuali kau. Tinggalkan dia kalau kau benar- benar peduli padanya. Kami baru saja baikan dan aku ingin ia menjalani hidup yang bahagia, tanpa dihantui kenangan masa lalunya..”

Setelah  Se Na, Presdir Lee menemui Hyun Wook di kantor untuk mengkonfirmasi hal yang sama dengan Se Na.

Setelah marah- marah, Presdir langsung pingsan karena penyakit yang telah ia sembunyikan.

Hyun Wook segera membawa ayahnya ke rumah sakit, Se Na tau hal ini dari Hae Yoon dan ia datang ke rumah sakit tempat Presdir Lee di rawat. Akan tetapi ia hanya melihat dari jauh tanpa menghampiri Hyun Wook.

Akan tetapi Hyun Wook yang datang menemui Se Na kemudian, ia mengatakan bahwa ia mengira bahwa Se Na sangat rindu padanya dan oleh karena itulah dia datang, haha..



Ia tidak menceritakan kesedihan dan kondisi ayahnya.
****

Di rumah sakit, wanita simpanan ayahnya datang. Ibu tiri Hyun Wook marah sekali karena wanita itu berani muncul.

Tapi akhirnya kehadiran wanita itu menjelaskan segalanya, ternyata wanita itu bukanlah simpanan presdir dan anak itu bukan juga anak Presdir.



Wanita dan anaknya itu adalah hasil dari hubungan gelap dengan seorang yang sangat terhormat di negara ini, karena alasan inilah Presdir dan dia memutuskan untuk menjadikan ini sebagai rahasia antara mereka berdua.

Mendengar hal ini, Hyun Wook dan ibu tirinya merasa bersalah karena telah berprasangka buruk selama ini terhadap presdir Lee.

Sampai di rumah, Hyun Wook di sambut Se Na, Joo Hong, pacarnya, dan alat musik milik Se Na yang diberikan Hyun Wook.



Joo Hong dan pacarnya pura- pura lelah dan terbebani dengan barang- barang Se Na yang bikin rumah kecil mereka tambah sempit, selain itu Se Na juga suka bikin lagu sampai malam, mengganggu istirahat mereka.

“ kau kan punya banyak kamar, berikan sedikit ruang untuk Se Na dan ini semua..”

Haha,. Modus bareng- bareng..

Hyun Wook pun akhirnya mau gak mau membiarkan Se Na tinggal di rumahnya, ia menemani Se Na membuat lagu sampai ia tertidur di sofa.


****

Besoknya, mereka berdua kencan lagi, Se Na membeli jaket dan sepatu couple untuk mereka berdua, haha.. cute >.<



Tiba- tiba hape Hyun Wook bunyi dan itu dari ibu tirinya yang mengabarkan bahwa ayahnya sudah sadarkan diri.

Hyun Wook pun segera datang ke RS dan nampaknya ada yang ingin ayahnya sampaikan padanya walau dalam kondisi yang masih sangat lemah.



Setelah ditinggal Hyun Wook Se Na ketemu dengan Shi Woo yang bermaksud pamit karena dia akan tur ke luar negeri selama dua minggu.

Shi Woo mengirim foto dirinya ke Se Na dan ia mengambil foto Se Na dengan hapenya.

“ bersenang- senanglah, terima kasih. Aku mengalami banyak kendala saat menulis lagu di awal, tapi karena kau aku bisa lebih santai. Kau sangat baik.. anyway, aku tidak suka fotomu.. ayo kita foto bareng aja,,”

Se Na pun segera mengambil posisi selca, Shi Woo malah gerogi, haha..

Tapi saat kamera tengah memotret, Shi Woo malah mencium pipi Se Na >.<

W.O.W O.M.G S.H.I.T T.T


“ mudah- mudahan kau suka fotonya..” kata Shi Woo lalu beranjak pergi. seNa hanya memandang Shi Woo.

Setelah Shi Woo, Se Na mentraktir Joo Hong dan pacarnya ke café. Ia mengatakan supaya mereka berdua jangan sampai putus..



Se Na mau pergi kayanya T.T
****

Last but not least, Se Na menghabiskan malam di rumah Hyun Wook. Ia mengatakan bahwa ia berharap Hyun Wook bisa kembali ke dirinya yang dulu lagi seolah tidak pernah ada hal buruk yang terjadi..



Setelah mendengar harapan Se Na, Hyun Wook turun dan mencoba memainkan keyboard.

Se Na mendengar hal itu dan turun dari lantai dua, ia meminta Hyun Wook untuk meneruskan permainannya.

Dan untuk pertama kalinya setelah tiga tahun, Hyun Wook kembali menghasilkan melodi dari jari- jarinya sendiri..



“ aku ingin membuat musik untukmu.. “ kata Hyun Wook serta mencium lalu memeluk Se Na dengan hangat.


****
 one more episode, 

SBS menayangkan tiga episode sekaligus minggu ini.. haha..

Kamis, 06 November 2014

SHE IS SO LOVABLE (MY LOVABLE GIRL) EPISODE 14

Rest In Peace, Dal Bong-ie :')

Shi Woo mengajak Se Na pergi menjauh dari Hyun Wook, ia berusaha melakukan apapun demi membuat Se Na tidak lagi bersedih hati.

Ia mengajak Se Na nonton film komedi, tapi sedetik pun Se Na tidak tertawa.



Sementara staff mulai kuatir kenapa Se Na dan Shi Woo belum juga menyelesaikan lagu mereka, Hyun Wook meyakinkan staff bahwa mereka pasti segera menyelesaikannya.

Secara personal Hyun Wook berbicara dengan Shi Woo, bahwa saat ini Shi Woo lah yang bisa membuat Se Na merasa lebih baik.

Dan hal itu ialah dengan cara membawa Se Na ke taman yang sama dimana Hyun Wook memberitahu Se Na bahwa lagunya tidak dipakai dulu.

Se Na memang menceritakan banyak hal kepada Shi Woo disana, tetapi tetap tidak membuat Se Na merasa lebih baik.



Setelah dari taman, Se Na dan Shi Woo akhirnya mengerjakan lagu mereka. Saat setengah jadi, Se Na mendengarkan lagu itu kepada Shi Woo.

But rather than to really listen into the song, he only looked at Se Na’s face. Gosh, gak kuat sama tatapan matanya Shi Woo.. haha..



“ aku menyukai semua yang kau buat..” kata Shi Woo.

Beberapa saat kemudian, Jae Young datang menghampiri Se Na dan Shi Woo. Ia tiba- tiba mengungkit tentang Hyun Wook yang dulu selingkuh dari So Eun dan oleh karena itulah So Eun meninggal.

Se Na kesal sekali karena Jae Young terus memberitahunya hal yang tidak ingin dia dengar,

“ aku tidak tahan mendengar nama kakakku keluar dari mulutmu..” kata Se Na.

Dan saat itu, Shi Woo lah orang yang paling bingung dengan apa yang terjadi. Ia menanyakan itu pada Se Na, akan tetapi jelas Se Na tidak mau menjelaskan karena ini terlalu pribadi.



Se Na terus memikirkan hal yang dikatakan Jae Young semalaman, besoknya saat di kantor Se Na mempunyai kesempatan untuk mengkonfirmasi semua pada Hyun Wook.

Akan tetapi saat Se Na menanyakan apa yang Jae Young bilang padanya, Hyun Wook tidak mengelak apapun.

Ia mengakui bahwa memang karena dirinyalah So Eun meninggal.

Shi Woo menghampiri Se Na di ruang latihan, ia telah mengetahui bahwa Hyun Wook dulu pacaran dengan kakaknya Se Na. I think that’s it, Shi Woo doesn’t even know about the misunderstanding.
****

Lagu Shi Woo yang dibuat bersama Se Na membuatnya menduduki tempat nomor 1 di semua  tangga lagu terkemuka di Korea.



Ia bahkan mendapat trofi pertamanya sebagai penyanyi Solo, what? What about Kim Sunggyu? Akakakakakak..

Setelah show, Shi Woo memberikan Se Na buket bunga dan trofi pertamanya,



“ ambillah, aku yakin minggu depan aku pasti dapet lagi..” haha, cheerful guy :D

Ia bahkan memberikan sebuah kotak yang sepertinya berisi cincin, tapi Se Na tidak menerimanya.

Sebagai bentuk promo, besoknya Shi Woo mendatangi stasiun radio terkemuka.



Ia ditanyakan berbagai hal menyangkut lagu barunya yang ujung- ujungnya bikin dia curhat tentang perasaannya, haha..

“ aku menyukai dia, tapi sepertinya dia tidak menyukaiku..” bhakakakakak.. ya owoh,,

Setelah siaran itu, berita langsung tersebar, dan foto Se Na dengan Shi Woo pun tersebar tak terkendali, membuatnya hampir kehilangan popularitasnya..

Shi Woo benar- benar tidak menyangka bahwa apa yang ia katakan akan membuat semuanya kacau seperti ini.

Bahkan Se Na pun memarahinya karena tidak bisa mengontrol omongannya di radio.



“ menurutmu kenapa aku melakukan itu? laguku itu, ‘ I Miss You’ kau menulisnya ketika memikirkan Presdir kan? Pernahkah kau memikirkan bagaimana perasaanku saat menyanyikannya? Aku menyukaimu dan aku tidak suka kalau kau memikirkan orang lain. Aku bicara begitu tanpa maksud apa- apa, aku hanya berkata jujur. Karena untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku tidak suka jadi selebriti. Aku tidak tau bahwa semuanya akan seperti ini, tapi aku tidak menyesali apa yang aku katakan di radio, karena itulah perasaanku yang sebenarnya..”

Shi Woo pertama kalinya bicara panjang lebar, dan Se Na Cuma diem!

Sebel!

Bahkan saat di kantor pun Shi Woo meminta ANA untuk memikirkan cara supaya Se Na aman di tangan fans.
****

Sebagai jalan keluar akan masalah ini, ANA memutuskan untuk mensetting suatu scenario.

Mereka akan mengatakan bahwa Shi Woo dan Se Na memang pacaran, dan sebulan kemudian mereka akan bilang bahwa mereka sudah putus.. wahh.. setingan ada dimana- mana, haha.

Hyun Wook memanggil Se Na ke kantor dan menyampaikan pada Se Na apa yang akan terjadi sebulan kemudian.



Se Na melihat tidak ada kecemburuan sama sekali di nada suara Hyun Wook tentang rumor datenya dengan Shi Woo.

“ baiklah, akan kulakukan sesuai dengan yang telah direncanakan..” kata Se Na.

Diluar, pers menunggu Se Na, beruntung ada Hyun Wook yang menyelamatkan Se Na dari para wartawan dan mengantarnya pulang.


****

Mendengar bahwa dirinya dan Se Na pacaran, Shi Woo mencari Se Na ke rumahnya.

Untuk kedua kalinya ia memberikan kotak berisi cincin (kayanya) kepada Se Na.



“ kau punya waktu sebulan untuk memikirkan memberiku kesempatan. Sebulan lagi kita tidak tau konferensi pers apa yang aku lakukan, putus denganmu, atau lanjut denganmu..”

Sung Jin tidak habis pikir kenapa Hyun Wook membiarkan Se Na salah paham sampai sekarang,

“ memang sudah seharusnya aku jadi yang jahat dimatanya,,”

Sung Jin sedih sekali melihat Hyun Wook yang terus menyalahkan dirinya atas kematian So Eun dan membiarkan Se Na salah paham.

Ia menelpon Se Na dan mengajak Se Na bicara, ialah yang menceritakan semua kenyataannya kepada Se Na.



“ Hyun Wook tidak pernah selingkuh dengan siapapun, dia tidak bisa melakukan itu. dan pemakaman? Aku bersamanya waktu itu, dan saat itu ibumu tidak mengijinkan Hyun Wook masuk. Ibumu tidak bisa terima So Eun meninggal begitu saja dan ia ingin menyalahkan Hyun Wook untuk itu, karena itulah Hyun Wook pergi dan tidak datang ke pemakaman kakakmu..”

Se Na nampak terkejut, sedih, dan merasa bersalah mendengar kenyataan itu.
****

Malamnya, Dal Bong sangat lemas, ia akhirnya minta jalan- jalan dengan Hyun Wook. Akan tetapi dia lari begitu saja dan bertemu dengan Se Na.

Saat bertemu Se Na,Dal Bong pingsan, dan mereka berdua pun membawa Dal Bong ke rumah sakit.



Dokter mengatakan bahwa umur Dal Bong tidak akan lama lagi, lebih baik bawa Dal Bong ke tempat yang ia sukai.

Se Na meminta Hyun Wook untuk membawa Dal Bong ke pantai.

Di pantai, Hyun Wook menceritakan bahwa So Eun lah yang membawa Dal Bong pertama kali.

Se Na akhirnya menanyakan kenapa Hyun Wook tidak jujur padanya? Kenapa ia membiarkan Se Na salah paham pada dirinya?



“ karena memang aku yang salah, karena akulah So Eun meninggal..”

“ aku menolongmu dulu untuk membuat diriku sendiri merasa lebih baik, bukan karena aku murni ingin membantumu, aku pikir wajar jika sekarang kau membenciku..”

Di tengah pembicaraan mereka, Dal Bong yang duduk memandang pantai berada cukup jauh dari Hyun Wook dan Se Na.

Tiba- tiba Dal Bong membaringkan tubuhnya lalu kepalanya di pasir pantai, ia nampak lelah :’)



Hyun Wook curiga akan gerak gerik anjing yang sudah menemaninya selama ini, ia segera menghampiri Dal Bong.

Dan, yah, Dal Bong menghela nafas terakhirnya di pantai itu, Hyun Wook terlihat sangat terpukul..

Sampai di rumah, Hyun Wook melihat tempat tidur Dal Bong, tempat tidur yang akan kosong mulai malam ini, ia membereskan barang- barang milik Dal Bong..

Se Na pun merasakan hal yang sama, baginya Dal Bong adalah anjing yang sangat manis.

Hyun Wook duduk di teras rumahnya dengan wajah sedih.

Tiba- tiba Se Na datang, kali ini dengan topeng anjing yang dulu pernah ia pakai untuk menghibur Hyun Wook.



“ aku teman Dal Bong, Dal Bok. Aku ingin menyampaikan pesan terakhir Dal Bong untukmu. Sekarang Dal Bong sudah ada si surga bersama dengan kakakku, tapi dia belum bisa bahagia karena kau masih terus menyalahkan dirimu sendiri. ia memintamu untuk merelakan dia dan kakaku, ia ingin kau bahagia karena ini semua bukanlah kesalahanmu..”

Hyun Wook menangis mendengar pernyataan itu, Se Na datang menghampirinya dan melepas topengnya.

“ jangan menangis lagi..” kata Se Na,



Hyun Wook langsung memeluk Se Na dan mengatakan bahwa ia sangat rindu pada Se Na sampai ia mengira bahwa ia hampir gila..


****

Yappp.. inilah klimaks dari drama ini, kasian juga liat Se Na yang ga senyum sepanjang episode ini..hehe

Tapi, aku protes kenapa kenyataan yang terjadi sebenarnya harus Sung Jin yang jelasin??

Kenapa bukan Hyun Wook aja sih? Haduh..

Atau mungkin di episode selanjutnya ya? Hehe.. lets see..

Sementara Shi Woo kayanya akan menerima kembali kotak yang ia kasi ke Se Na.. poor Shi Woo.. hiks :’)

Sabtu, 01 November 2014

SHE IS SO LOVABLE (MY LOVABLE GIRL) EPISODE 13



Hyun Wook menelpon Se Na berkali- kali tetapi tidak kunjung diangkat oleh si empunya hape.

Tentu, karena Se Na sedang shock melihat foto kakaknya dengan Hyun Wook, berarti pacar kakaknya ialah Hyun Wook.

Hyun Wook mencari Se Na di rumahnya tetapi temannya mengatakan bahwa Se Na mestinya sudah sampai di airport bahkan sudah berangkat ke Boston.

Hyun Wook langsung bergegas ke bar tempat So Eun pernah bekerja, Se Na melihat kedatangan Hyun Wook lalu ia bersembunyi sambil mengamati Hyun Wook dari belakang.

Se Na menemui Jae Young untuk mengkonfirmasi kenapa Jae Young membuatnya melihat foto itu,

“ bukankah aku bilang bahwa aku dan kakakmu berteman? Oleh karena itu aku tidak bisa melihat kalian berdua menjalin hubungan juga. Tanyakan apa saja tentang foto itu, aku akan menjawabnya..” tawar Jae Young. Akan tetapi Se Na menolak dan bilang bahwa apa yang dilihatnya sudah lebih dari cukup.

Malam datang, Hyun Wook menunggu di dekat rumah Se Na, saat Se Na datang Hyun Wook menanyakan dari mana saja Se Na, ia sangat kuatir.

Melihat Hyun Wook, Se Na tau bahwa ia tidak mungkin menghindar, ia langsung menanyakan pertanyaan yang sudah terngiang di kepalanya.




“ apa sejak awal kau tau siapa aku?”

Hyun Wook mengatakan iya,

“ lalu kenapa kau tidak mengatakan padaku? Kalau aku tau maka aku tidak akan menyukaimu dan aku tidak akan memintamu balik menyukaiku, dan kejadiannya tidak akan sampai sejauh ini.”

“ Se Na- yah..”

“ jangan mendekatiku, jangan lagi..”

Se Na langsung masuk ke rumah. Saat kembali, Joo Hong bingung kenapa Se Na tidak jadi ke Boston, tapi Se Na bilang nanti saja dia cerita dan sekarang dia mau istirahat saja.
****

Hyun Wook mengambil Dal Bong ke tempat Sung Jin, Sung Jin langsung menebak apakah Hyun Wook tidak jadi pergi karena Se Na tau segalanya?

Bingo! Best pren emang paling jago tebakannya, hehe..

Sung Jin datang ke kantor dan memberitahu Hae Yoon tentang apa yang terjadi, Hae Yoon senang karena Hyun Wook tidak jadi pergi jauh, ia pun segera datang mampir ke rumah Hyun Wook.

Sampai disana, Hae Yoon mengakui bahwa ia lah yang memberitahu Jae Young tentang Se Na, ia mencoba meminta Jae Young diam tapi tetap saja tidak mempan. Ia sungguh ingin menjaga rahasia ini selamanya.

Hae Yoon ini  baik ternyata :’)

Hyun Wook menghela nafas, “ cepat atau lambat Se Na pasti juga akan tau, mau itu dari kau atau dengan cara lain. Aku coba untuk lari ke tempat yang jauh dimana tidak ada yang tau tentang kisah kita, aku tau itu pengecut tapi aku tidak menghentikan diriku.”
****

Se Na masih terlihat terpukul akan kenyataan kemarin, tiba- tiba hapenya berbunyi dan itu dari Shi Woo.

Shi Woo protes kenapa Se Na tidak nelpon kalo dia sudah sampai Boston, Shi Woo menanyakan bagaimana cuaca disana?

“ cerah..”

Shi Woo meminta Se Na datang ke Logan Airport besok jam dua siang, karena besok Shi Woo juga akan ke Boston, hahaha.. enak punya gebetan artis tajir ya, kemana- mana disusulin.

Tapi Se Na langsung panik, ia akhirnya mengaku bahwa ia tidak jadi ke Boston.

Mereka berdua akhirnya bertemu tetapi Se Na tidak menceritakan keadaan yang sebenarnya. Shi Woo meminta Se Na untuk kembali bekerja akan tetapi ia bilang ia tidak bisa kembali bekerja. Shi Woo memberi waktu beberapa hari pada Se Na untuk memutuskan.

Saat  pulang, Se Na melewati warung tempat dia sempat rebutan eskrim dengan Hyun Wook, ia sedih dan melanjutkan langkahnya dengan gontai.



Dal Bong tiba- tiba datang menghampirinya diikuti dengan tuannya.



Se Na terlihat canggung bagaimana harus bersikap, akan tetapi Se Na berhasil melewati percakapan pendek dengan Hyun Wook.
****

Suasana perusahaan ANA sedang tidak bagus, ada rumor bahwa investor dari Cina akan menarik investasinya dari ANA.

Seluruh staff panik akan tetapi mereka tidak bisa mengambil keputusan tanpa Hyun Wook yang tidak masuk kerja selama beberapa hari.

Presdir Lee menelpon Hae Yoon mengkonfirmasi apa yang terjadi, Hae Yoon berusaha menjelaskan apa yang terjadi bahkan berbohong bahwa Hyun Wook baik- baik saja dan hanya libur beberapa hari.

Tidak ingin tinggal diam setelah tau apa yang terjadi antara Se Na dengan Hyun Wook, Hae Yoon menghubungi Se Na dan menemuinya.

Ia memberitahu Se Na bahwa ia sudah tau tentang siapa Se Na beberapa saat yang lalu.

“ apakah kau menyalahkan Hyun Wook saat ini? setelah kakakmu meninggal dunia, Hyun Wook sangat menderita, ia meninggalkan semuanya, music, keluarga, dan teman lalu menghilang selama tiga tahun. Yang membuatnya kembali adalah kau. Karena kau adiknya So Eun, dan kau memiliki bakat. Aku harap kau bisa menyadari hal itu..”

“ lalu apa yang kau ingin aku lakukan?” tanya Se Na.

“ aku tidak tau apa aku berhak mengatakan ini, tapi aku ingin kalian berdua kembali seperti dulu. Semakin kau menderita, Hyun Wook juga akan begitu. Aku tidak ingin ia menghilang lagi dan meninggalkan semua begitu saja. Cobalah memahami niat baik Hyun Wook yang ingin kau sukses..”
****

Hyun Wook minum minum bersama dengan Sung Jin, akan tetapi dia tidak banyak bicara. Bahkan Sung jin yang banyak bicara tetap tidak  bisa membuat Hyun Wook memberi respon. Setelah dari bar, Hyun Wook duduk di dekat rumah Se Na.



Se Na melihat Hyun Wook dari atas rumahnya dan  menghampiri Hyun Wook yang sedang duduk sambil membenamkan wajahnya di balik tangannya.



Se Na mengutarakan semua isi hatinya, bahwa ia bisa sampai di titik ini karena Hyun Wook. Akan tetapi dia tidak akan menyerah sebelum ia bisa sesukses Jae Young.

“ aku tidak mau lagi bergantung padamu atau kecewa padamu lebih lama lagi. Tapi lihatlah dirimu, kau kacau sekali. Kau tidak pergi ke kantor atau bekerja, yang kau lakukan hanya minum minum. Kau selalu bertingkah seperti orang dewasa, tapi lihatlah dirimu sekarang. “

Hyun Wook diam saja seperti adik yang dimarahi oleh kakak perempuannya, hehe..



“ aku tidak mati, jadi jalanilah hidupmu lagi. Seperti kau yang selalu aku kagumi selama ini..”

Yak, Hae Yoon berhasil ngomporin Se Na.. wkwkwkwk..
****

Se Na menelpon Shi Woo dan mengatakan bahwa ia akan bekerja lagi dengan Shi Woo.

Joo Hong masuk ke kamar Se Na dan ngobrol- ngobrol dengan Se Na, tanpa sengaja Joo Hong melihat Foto So Eun dengan Hyun Wook. Ia kaget setengah mati dan mengkonfirmasi hal tersebut kepada Se Na.



Se Na tidak mengelak dan menceritakan yang sebenarnya.

Presdir Lee dirawat di rumah sakit karena tiba- tiba ia menderita sakit kepala. Dokter mengatakan bahwa ia tidak boleh stress atau penyakitnya akan semakin menjadi.



Setelah dari rumah sakit Presdir Lee mendatangi rumah Hyun Wook, ia membawakan hadiah untuk Hyun Wook dan memintanya untuk tidak menolaknya kali ini.

Presdir Lee bahkan minum wine bersama dengan Hyun Wook, pertama kalinya selama 12 episode ayah dan anak ini bisa duduk bersama lebih dari lima menit kayanya, hehe..



Hyun Wook menanyakan kenapa ayahnya bersikap aneh, tapi Presdir Lee terus mengalihkan pembicaraan. Presdir Lee bahkan meminta maaf karena ia tidak merawat Hyun Wook dengan baik dan ia minta maaf atas kejadian So Eun.
Besoknya keadaan ANA semakin hectic, Hae yoon yang berusaha mengatasi masalah sambil mem back up Hyun Wook akhirnya bisa bernafas lega karena tepat saat meeting mau dimulai, Hyun Wook datang ke ANA.

Masalah langsung dijelaskan kepada Hyun Wook, bahwa Jae Young terus melakukan gerakan gerilya dengan mengontak orang- orang bertalent di ANA untuk ikut bersamanya seperti Infinite Power dan dancer mereka.



Hyun Wook pun diminta untuk menemui Presdir Jang, investor dari Cina yang dikabarkan akan menarik investasinya.

Disaat ia dan Hae Yoon hendak menemui Presdir Jang, telah ada Jae Young disana.

Hyun Wook berusaha meyakinkan Presdir Jang bahwa ANA akan segera kembali pulih, Presdir Jang pun memberi waktu sebulan untuk membuktikannya.

Setelah pertemuan dengan presdir Jang, Hyun Wook memanggil Shi Woo dan Se Na ke kantornya.

Suasana canggung terlihat antara Hyun Wook apalagi Se Na yang berusaha sekuat tenaga untuk menahan diri.



Hyun Wook mengatakan pada Shi Woo bahwa saat ini dirinya merupakan tumpuan ANA, oleh karenanya ia harus melakukan yang terbaik.

Hyun Wook menanyakan kepada Se Na apakah waktu sebulan itu cukup untuk menyelesaikan sebuah lagu?

Se Na dengan dingin menjawab bahwa ia dan shi Woo akan berusaha melakukan yang terbaik. Hyun Wook sedih melihat sikap Se Na.

Melihat Se Na yang tidak konsen dan terlihat depresi, Shi Woo mengajak Se Na chilled out dan minum.

Seru ya minumannya warna warni ^^


Beberapa kali Shi Woo ngajak Se na bercanda tapi tetap tidak mempan.

Se Na hanya memberi clue sedikit saat Shi Woo menanyakan apa hubungan antara Se Na dan Hyun Wook?

“ hubungan yang tidak boleh di lanjutkan..” jawab se Na lemas.

“ jadi kalian berdua jadian trus putus?” tanya Shi Woo, tapi Se na tidak menjawab dan meminta Shi Woo mengambilkan air, Shi Woo manut dan tidak ngotot bertanya..

He really a thoughtful friend, hehe..

Se Na diantar pulang, saat di kamar Joo Hong bilang sama Se Na bahwa sebaiknya Se Na tidak lagi bekerja di ANA, it just doesn’t feel right.

Akhirnya Se Na nangis juga dan bilang, “ meskipun begitu, aku masih tetap 
melihatnya..”


****

Besok paginya Shi Woo mendatangi Hyun Wook dan bilang bahwa mungkin lagunya akan telat keluar.

“ apa ada masalah?”

“ ya, tapi kau tidak usah kuatirkan…”

“ bukankah kalau ada masalah dalam suatu project, aku harus tau?”

“ saat ini tidak, karena aku merasa kaulah penyebab Yoon Se Na seperti sekarang. Jangan coba mencari composer lain selain se Na.”

Hyun Wook menghampiri se Na di rooftop, ia memberikan USB yang isinya rekaman konser yang mungkin bisa jadi inspirasinya untuk menulis lagu

Se Na berusaha keras menolak tapi Hyun Wook juga tidak kalah ngotot untuk membantu,

“ dari sinilah semuanya berasal, kau baik padaku kau membantuku menyelesaikan segalanya. Sekarang biarkan aku melakukan semuanya sendiri. apa kau tidak lihat seberapa keras aku sedang berusaha menahan diri?”

Shi Woo melihat percakapan ini sejak tadi dan ia segera menghampiri Se Na yang terlihat tersudut.

“ tolong biarkan dia pergi sekarang..” kata Shi Woo sambil meraih tangan Se Na.


****