Total Tayangan Halaman

Senin, 06 Oktober 2014

RECAP: SHE IS SO LOVABLE EPISODE 3-4

EPISODE 3

Se Na bertanya kepada Hyun Wook, “ apakah kau ingin membuat sesuatu terjadi di antara kita?”

Hyun Wook menjawab pertanyaan tersebut dengan enteng, “ ya.. aku ingin kau membuat lagu yang bernilai 20 juta won.. kalau kau tidak bisa membuatnya, aku akan menarik kembali uang yang sudah aku bayarkan kepada penagih hutang.. besok datang ke kantor ANA pagi- pagi..”

“ dan..” tambahnya, “ kau bukan seorang wanita dimataku”

JLEB! DAR!                         

Di dalam bis, Se Na di telpon penagih hutang, ia menanyakan apa benar hutangnya sudah dibayar.

Si penagih hutang membenarkan itu dan berpesan pada Se Na untuk jaga diri baik baik dan untuk memiliki hidup yang baik, wkwkwkwkwk.. debt collector berbudi luhur..

Besoknya Hyun Wook menghadiri rapat bersama dengan staff ANA, ia mengatakan bahwa ia tidak ingin bekerja keras, ia hanya akan menghargai kerja keras teamnya saja…wkwkwkwk..

Se Na datang dan menunggu dikantor presdir, saat itu ia belum tau bahwa Hyun Wook adalah presdirnya, akan tetapi Hyun Wook segera memberi tau siapa dirinya.

Hyun wook memperkenalkan Se Na kepada Jae Yeong, ia tentu ogah- ogahan dengan keberadaan Se Na di tim song writingnya.

“kenapa aku harus menerima dia di timku?”

“ tak ada ruginya buatmu, mungkin dia bisa jadi inspirasimu.. seperti lagu infinite (yang kau jiplak) kemarin.” Jawab Hyun Wook.

“ apa? Aku tidak menjiplak lagunya! Aku mendengarkan banyak lagu, mungkin saja kalau aku mendapat inspirasi dari sana”

“ ya, tapi tidak semua lagu bisa menjadi inspirasimu. Tapi lagunya  Se Na bisa..”

Jae young tidak mau kalah, “ dia harus ikut audisi seperti yang lain.”

“ dia sudah ikut audisi, CD demonya sudah kau dengarkan” jawab Hyun Wook

Bhakakakakakakak.. jago banget si abang ngelesnya.

Jae yeong hanya menyuruh Se Na untuk melakukan hal- hal yang sepele, seperti buang sampah

HEY!!! DON’T DO THAT TO MY KRYSTAL!!!

Se Na diberitahukan bahwa ia menjadi trainee di ANA, oleh karena itu Se Na harus bisa membuktikan kemampuannya di tes evaluasi bulanan.

Tes evaluasi ini dilakukan kepada seluruh trainee di ANA entertainment, sebelum mereka debut, mereka harus di evaluasi dulu apa sudah layak sesuai dengan bidang masing- masing..

Waa.. gak ada artis you tube ya di korea, semuanya harus lolos training dulu..wkwkwkwk..

Di tengah kerepotannya mengerjakan tugas ini itu dari seniornya yang gak jelas, Se Na masih menyempatkan diri untuk latihan di ruang music ANA yang punya alat band lengkap.

Di tengah tengah latiannya, Se Na diganggu oleh Shi Woo, ia mengatakan bahwa Se Na harus sopan pada senior dan bintang besar seperti dirinya.  Se Na harus tau bahwa alat band yang Se Na pakai, lantai yang dia injak, semuanya adalah uang yang dihasilkan oleh Shi Woo..wkwkwkwkk…



Se Na terlihat tidak peduli meski Shi Woo adalah bintang besar sekelas infinite power , ia tetap cuek  latian.

Sementara itu Hyun Wook menengok ayahnya di rumah sakit, sepulang dari sana Hyun Wook terbayang kenangan masa lalunya bersama dengan So Eun di studio music. The used to make music together.



Sampai di ANA, Hyun Wook mencoba untuk kembali bermain piano seperti dulu, tapi dadanya kembali terasa sakit. ia tidak sanggup menyentuh piano itu.



Hyun wook terkejut saat mendengar suara keyboard dari ruangan sebelah, ia menghampiri ruangan tersebut dan melihat dua sosok wanita sedang memainkan keyboard bersama.

So eun dan Se Na.. they looked happy together..



Saat Hyun Wook masuk, imajinasinya semakin menjadi, Se Na malah dilihatnya sebagai So Eun.

Akan tetapi sesaat kemudian ia sadar, dan menyuruh Se Na untuk segera pulang karena sudah malam.
****
Cewek yang nolak cintanya Shi Woo memutuskan untuk bergabung di ANA entertainment, wkwkwkwk..

Bitchy banget nih cewek, benci guee..

namanya Ra Eum, ia sedang pacaran dengan leader Infinite power. Gak penting, haha..

sementara untuk merayakan ulang tahun Shi Woo, manajemen menyiapkan pesta ulang tahun bersama dengan fans.

Se Na ikut repot juga menyortir hadiah untuk Shi Woo.



Sayang di pesta itu terjadi insiden yang disebabkan oleh leader infinite yang gak suka sama Shi Woo.

Ia dengan sengaja menampilkan video Shi Woo yang ditampar oleh Se Na malam kemarin.

Shi Woo akhirnya berantem sama leadernya di back stage, Se Na melihat hal itu dan melerai mereka.



Melihat bibir Shi Woo yang berdarah karena habis dipukul, Se Na minta maaf.

Shi Woo bilang bahwa Se Na gak usah minta maaf, supaya Shi Woo bisa tetap jahat dengannnya..

Wuuu.. tipe tipe Young Do di the heirs nih,,hehe..

Sementara internet heboh dengan   video tamparan kemarin, ANA entertainment bahkan sampai merapatkan hal ini.

Manager infinite menyalahkan Se Na yang ikut terlibat dalam masalah ini, ia juga mengeluhkan kenapa Se Na bisa ada di ANA sekarang.

Hyun Wook mencoba membela Se Na dengan mengatakan bahwa, “ kenapa kau sebagai menagernya malah melihat sisi itu? apa kau tidak bisa melihat kenapa video itu bisa bocor oleh member infinite sendiri? Apa kau tau kenapa antar member bisa terlibat baku hantam seperti itu??!!” Hyun Wook emosi.

Jae yeong yang emang sirik sama Hyun Wook, mengatakan bahwa Hyun Wook selalu mencoba membela Se Na. padahal Se Na tidak ada apa- apanya.

Dengan kehebohan ini, Se Na menghampiri Hyun Wook dan meminta maaf atas semuanya.

Hyun wook tidak menanggapi permintaan maaf Se Na dan menyuruhnya untuk fokus pada lagu yang harus Se Na selesaikan.

Se Na kembali ke ruang latihan dengan tidak bersemangat, hyun wook dan Hae Yoon melihat hal itu dan menanyakan apakah Se Na benar- benar punya bakat? (PUNYA!!)

Saat mereka hendak pergi, Se Na memainkan tuts keyboardnya dan memainkan sebuah lagu.

 A song that successfully turns Hyun Wook around..

****
Keesokan harinya sudah tiba hari evaluasi bagi semua trainee, akan tetapi Jae Yeong dengan sengaja menyuruh Se Na untuk mengambilkan file lagu yang katanya penting.

Se Na mau tidak mau harus melakukannya, hingga ia terlambat untuk datang ke tes evaluasi.

Beberapa trainee sudah di evaluasi, tapi hanya Jae Young yang nyerocos. Bahkan saat Min Ah, Adik tiri Hyun Wook tes, Hyun Wook diam saja dan tidak berkata apa- apa.

Di saat salah satu boy band menyanyikan lagu milik Hyun Wook, ia kembali kumat, dadanya kembali terasa sesak, wajahnya memerah seolah tidak sanggup mendengar lagunya sendiri.



Ia segera meninggalkan ruangan sejenak untuk menenangkan diri.



Saat evaluasi selesai, Se Na baru datang.. ia dengan berani mendatangi Jae Yeong dan menyerahkan MP3 yang diminta Jae Yeong tadi.



NICE!

Dengan begitu semua orang tau kenapa Se Na bisa telat dateng.

Se Na diijinkan untuk ikut tes evaluasi, ia langsung menuju keyboard dan memainkan lagunya. Pertama kali melakukannya, Se Na salah karena grogi.



Jae Young tidak mengijinkan Se Na mengulangi, tapi Hyun Wook berkata sebaliknya.

Dan pada kesempatan kedua, Se Na berhasil menyanyikan lagunya. Lagunya sih enak, hehe..

Tapi saat di evaluasi, Se Na ternyata masih belum memiliki kualifikasi seorang song writer yang baik. Pemilihan katanya masih belum bagus dan tidak tercipta harmoni.. (nahlo.. apaan lagi tu..hehe).

Hyun wook tetap membela Se Na dan mengatakan bahwa ia penasaran untuk melihat Se Na berusaha lebih baik lagi.

Jae Yeong meradang, “ kenapa kau hanya berkomentar pada gadis ini saja? Kenapa kau diam saja saat yang lain tampil?”

Hyun Wook tersenyum simpul, “ aku diam saja karena berusaha menghormatimu sebagai mentor mereka. Tapi apa kau akan baik- baik saja bila aku mengevaluasi mereka? Baiklah..”

Dan Hyun Wook pun mengevaluasi semua trainee tanpa kecuali, bahkan adik tirinya sendiri di evaluasi dengan keras. Saat tadi semua orang memuji Min Ah karena ia adalah anak presdir ANA, Hyun Wook malah berkata sebaliknya .

Hyun wook mengatakan bahwa Min Ah bahkan tidak bisa membedakan mana head voice dan mana falsetto,

Gue juga gak tau, oppa T.T

Tidak terima anak didiknya di gituin, dan merasa Hyun Wook terlalu membela Se Na, maka Jae Yeong membuat taruhan.

“ aku ingin bersaing dengan dia, menciptakan lagu..”

Hyun wook mengiyakan, “ apa taruhannya?”

“ yang menang, lagunya akan dijadikan judul lagu infinite selanjutnya. Kalau aku kalah maka aku akan keluar dari ANA” (bener ya??hahahahaha)

Hyun Wook mengiyakan, sementara Se Na kaget mendengar hal itu. setelahnya, semua orang menanyakan siapa Se Na sebenarnya.

Kenapa ia bisa begitu dekat dengan presdir? Bahkan senior yang nyuruh nyuruh Se Na pun minta maaf karena udah nyuruh Se Na sembarangan.

Malam harinya, Hyun Wook yang habis beli minum di convenience store gak sengaja liat Se Na yang lagi galau di jalan mau pulang.

Se Na merasa terbeban dengan kehadiran presdir di dekatnya, ia tidak mau orang- orang membicarakannya karena presdir. Selain itu Se Na juga tidak habis akan taruhan yang dibuat presdir antara Se Na dengan Jae Yeong.

Hyun Wook tersenyum dan mengatakan bahwa keajaiban bisa terjadi,

Kau itu istimewa di mataku, ini pertama kalinya jantungku berdebar saat mendengar lagu orang lain..


****
EPISODE 4

Se Na duduk di rooftop garden kantor ANA, ia terngiang kata- kata Hyun Wook kemarin, “jangan melepaskan apa yang sudah kau miliki..”

Hae Yoon tiba- tiba menghampirinya, menyuruh Se Na untuk mengalah saja pada Jae Young dan minta maaf atas semuanya.

Se Na bingung mendengarnya, kenapa ia diminta mengalah.

Sementara Jae Young datang menghampiri mereka berdua dan mengatakan pada Se Na untuk berusaha sebaik mungkin membuat lagu untuk bisa mengalahkan Jae Young.

Sementara, berkat perhatian Hyun Wook kepada Se Na yang ditunjukkannya di kantor, banyak orang yang mengira Se Na mengandalkan relasi saja padahal dia tidak punya kemampuan.

Loker Se Na di kotori dengan lelehan eskrim sebagai tanda bully kepada Se Na.



Hyun wook melihat itu, Se Na lalu meminta pada Hyun Wook untuk tidak menghampirinya saat ada di kantor.

Sementara Shi Woo datang ke kantor Hyun Wook, Hyun Wook meminta Shi Woo untuk segera meminta maaf dan memperbaiki hubungan dengan sesama member infinite power.

Shi woo tidak mau dan berkata bahwa mereka yang harusnya minta maaf, tapi Hyun Wook tidak mau tau dan meminta Shi Woo untuk take a selfie dengan semua member dan meng uploadnya, hahaha.. jadi mikir kalo ada boyband asli posting selfie mereka, jangan- jangan mereka fake..akakakak
****

Se Na tidak bisa mendapatkan ilham membuat lagu, ia duduk di depan minimarket untuk makan ramen instan.



Saat ia sedang mau makan, tiba- tiba segerombolan gadis SMA menghampirinya, mereka mengenali Se Na sebagai wanita yang sudah menampar Shi Woo di video yang tersebar.

Se Na lalu diajak perhitungan oleh mereka di sebuah gang, _idih_



Se Na terlihat santai meladeni anak- anak SMA itu, bahkan sampai Se Na terjatuh di tempat sampah.

Se Na hendak menjambak rambut gadis itu saat Shi Woo tiba- tiba muncul dan membela fans- fansnya.



Melihat sikap Shi Woo seperti itu, Se Na marah besar, menganggap Shi Woo membela orang yang salah.

Akan tetapi Shi Woo membela diri dan mengatakan bahwa, “ aku melakukannya supaya kau tidak disentuh lagi oleh mereka, kalau tadi aku membelamu, maka mereka akan  lebih menindasmu. Fans memang orang seperti itu,,”

Se Na tidak peduli dan malah bilang, “ gitu ya? Aku sangat tersentuh dengan sikapmu..” katanya skeptic.

“ yah, kau memang harusnya tersentuh,,” balas Shi Woo lebih skeptic. Sebelum shi Woo pergi, ia memakaikan topinya ke Se Na, dia bilang supaya Se Na tidak ketauan lagi oleh fansnya..



Awww… manis banget dueh >.<

Saat sampai di rumah, Se Na tidak juga mendapatkan ilham yang tepat.

Sementara di rumahnya, Hyun Wook juga kuatir apakah Se Na baik- baik saja. Ia beralasan mengajak Dal Bong jalan- jalan malam untuk bisa menghampiri Se Na.

Mereka bertemu di warung deket rumah Se Na, Se Na nampak enggan melihat Hyun Wook.

“ bukankah setidaknya kau harus menyapa Dal Bong?” kata Hyun Wook.

“ dal bong- ie, annyeong!!” kata Se Na ceria sambil menatap Dal Bong. Lalu wajahnya kembali muram saat melihat Hyun Wook..wkwkwkwk

Di toko, Hyun Wook rebutan es krim dengan Se Na, sikap lucu mereka ini sampe diketawain sama yang punya toko. Yang lebih malu- maluin lagi, Hyun Wook lupa bawa dompet..hahahaha.. akhirnya dia minjem duit sama Se Na.



Sambil jalan- jalan, Hyun Wook menanyakan Se Na tinggal dengan siapa.

Se Na menjawab bahwa ia tinggal dengan teman dan dengan pacar temannya.

Hyun wook kaget, “ kau tinggal dengan laki- laki? Dua perempuan satu lelaki?”

“ kau tidak pernah dengar tentang berbagi rumah? Kau kuno sekali..” kata Se Na.
****

Besoknya di kantor, Ra Eum ada meeting dengan Hae Yoon. Di tengah meeting mereka, Hyun Wook datang dan minta ketemu dengan Hae Yoon.

Ra Eum bisa melihat bahwa Hae Yeon menyukai Hyun Wook.

“ apa kau menyukai Hyun Wook oppa?”

Hae yoon mengelak, “ tidak! Mana mungkin!”

“ oke, kalo gitu ijinkan aku mendekatinya,,” wkwkwkwk..

Hae yoon melarang Ra Eum untuk melakukan hal itu, Ra Eum lalu meminta Hae Yoon untuk melepas high heelsnya.

Ra eum lalu mematahkan hak sepatu Hae Yoon, ia tentu marah. Tapi Ra Eum menjelaskan bahwa diperlukan adanya kecelakaan kecil untuk bisa membuat Hae Yoon dekat dengan Hyun Wook.

Dan kesempatan sepatu patah itu dimanfaatkan Hae Yoon untuk pura- pura jatuh di pelukan Hyun Wook..wkwkwk.


se suka sukanya aku sama cowok, ga bisa bikin aku tega matahin hak sepatuku sendiri T.T

Sayang ini dilihat oleh Jae Young dan membuatnya sangat sangat sangat sangat cemburu..

WIDIH, SEANDAINYA TATAPAN MATA BISA MEMBUNUH,
HYUN WOOK PASTI LANGSUNG MATI..HAHA


Terpancing dengan kejadian tadi, Jae Young datang ke kantor Hyun Wook. Ia mengatakan semestinya battle ini terjadi antara Jae Young dan Hyun Wook. Kenapa harus melibatkan Se Na?

Jae Young mengatakan bahwa sepertinya Jae Young sudah menemukan pengganti So Eun.

Nahlo, jangan- jangan dulu mereka berdua rebutan So Eun.

Hyun wook nampak marah, ia memperingatkan Jae Young bahwa ia tidak suka nama So Eun keluar dari mulut Jae Young.

Akan tetapi Jae Young tertawa dan mengatakan bahwa bukan dirinya yang membunuh So Eun, melainkan Hyun Wook.. (karena kecelakaan itu)

Hyun Wook marah besar, ia mencekik Jae Young dan mengatakan bahwa Jae Young tidak seharusnya mengatakan hal tersebut.



Hmm.. kayanya bener ada sesuatu deh dulu..
****


Telpon So Eun kembali berbunyi saat Hyun Wook sedang mandi, kembali Hyun Wook mendengarkan pesan suara yang ditinggalkan.



Disana Se Na menyatakan bahwa ia sedang sedih, Se Na mengatakan bahwa ia ingin memenangkan kompetisi ini dan tidak mengecewakan Hyun Wook.

Sementara keesokan paginya, Se Na datang ke rumah Hyun Wook. Hyun Wook melihat kedatangan Se Na dari jendela rumahnya.

Ia segera  keluar dan mengajak Se Na pergi mencari inspirasi sambil relaksasi.

Pertama- tama Hyun Wook mengajak Se Na ke galeri lukisan, ia mengatakan bahwa Se Na  harus bisa melihat sesuatu dengan penuh etiket.



Setelah itu Hyun Wook mengajak Se Na  ke taman hiburan yang sudah bangkrut, yang ada hanya bangkai mainan yang tidak terawat.

Sampai mereka berdua tiba di carrousel, kuda- kudaan yang bisa muter muter, hehe,

Mereka berdua lalu larut dalam kenangan masing- masing. Akan tetapi mereka mengenang orang yang sama. So Eun.



Dalam perjalanan mereka pulang, Se Na sempat menanyakan, di saat apa Hyun Wook bisa membuat lagu yang bagus?

Hyun Wook bilang saat dia jatuh cinta.

Mendengar itu, Se Na pun pulang dan segera mengambil gitarnya, seolah mendapat ilham..hehe



Sementara di rumahnya, Hyun Wook berbicara pada hape So Eun, ia menceritakan bahwa hari ini ia pergi dengan Se Na, ia sangat senang hari ini bisa pergi dengannya.

Setelah bercerita, Hyun Wook memandangi barang peninggalan Se Na, dan Ia berkata,

“ saat itu, seharusnya aku melepaskanmu saja..” Hyun Wook lalu menangis dengan sangat sedih. T.T


****

Di tempat yang lain, Jae Young meminta Hae Yoon untuk datang ke sebuah restoran.

Disana Jae Young memberikan Hae Yoon sebuah kotak yang kayanya isinya cincin, Jae Young meminta Hae Yoon membukanya tapi Hae Yoon tidak mau. Membuat Jae Young patah hati, karena ia tau bahwa Hae Yoon menyukai Hyun Wook.

Keesokan paginya, saat Hyun Wook baru tiba di kantor, ia mendapati Se Na sudah ada di ruang latihan, terlihat lelah habis buat lagu.

Hyun Wook menanyakan apakah Se Na sudah selesai membuat lagu?

Se Na bilang sudah selesai, ini karena bantuan tetangganya yang sangat baik.. Hyun Wook maksudnya..wkwkwkwk..

Hyun Wook senang mendengarnya dan bertanya pada Se Na apakah Se Na sudah buat Guide untuk lagunya?

Jadi guide itu semacem Demo gitu, jadi lagu yang diciptakan direkam, ada yang nyanyiin gitu..

Se Na tidak memikirkan hal itu, Hyun Wook mengatakan pada Se Na bahwa banyak sekali yang Se Na tidak tau tapi dengan mudahnya Se Na mengatakan bahwa ia sudah selesai..wkwkwkwk..

Sampai di studio rekaman, Se Na minta diajarkan untuk menggunakan mixer, Hyun Wook nampak senang melihat kerja keras Se Na.



Akan tetapi, Se Na masih belum punya orang yang akan menyanyikan lagunya..huhu..

Anggota Infinite power tidak ada yang mau membantunya karena takut Jae Young akan memarahi mereka.

Melihat hal itu Shi Woo mengejek Se Na, “ jangan meminta bantuanku..” kata Shi Woo geer.

“ aku memang tidak akan meminta bantuanmu,,” kata Se Na ketus.

Shi Woo gentian bengong, “ kok gitu?” wkwkwk.. ini orang mau bantuin aja repot amat.

“ iya, kata leadermu, kamu tuh ga bisa nyanyi..”

Shi Woo tidak terima dengan kata- kata itu dan akhirnya memutuskan untuk menjadi guide lagunya Se Na.

Sebelum rekaman ia melihat lagu yang dibuat oleh Se Na, ia tersenyum (manis banget sumpah), dan mulai menyanyi.



Entah apa arti senyum itu, antara beneran bagus atau amatiran banget..hehe..

Selesai rekaman, Shi Woo meminjam telpon Se Na dan menelpon hapenya sendiri..

Halah! Modus! Haha..

Se Na bertanya kenapa Shi Woo meminta nomornya?

Shi woo menjelaskan supaya dia tau hasil rekamannya tadi, haha.. bisa aja..
****

Kayanya emosi gara- gara ditolak cinta, Jae Young memutuskan untuk resign dari ANA. Ia bahkan berniat membawa serta anak- anak infinite power, kecuali shi woo (huh!)

Sebelum pergi, Jae Young mengirim foto kepada Hyun Wook yang berisi foto ayahnya bersama gadis yang masih sangat muda. Jae Young marah besar.

Sebelum pergi ke ayahnya, Se Na mencegat Hyun Wook dan mengatakan, “ apakah Jae Young pergi karena aku?”

Hyun wook tersenyum dan berusaha menenangkan Se Na bahwa semua yang terjadi di dunia ini tidak terjadi semata- mata hanya karena Se Na.

Ia lalu pergi, dan air mukanya segera berubah muram. Jae Young pergi juga karena Se Na sih, karena disuruh battle sama Se Na trus dia merasa diremehin gitu brooo..

Sementara sampai di rumah, Hyun Wook menanyakan apakah ayahnya menikahi seorang trainee di ANA?

Ayahnya tidak mengelak dan hanya mengatakan, “ kenapa? Dia tidak di bawah umur kok.”

Waduh, tua tua keladi nih..hmm..

Hyun Wook sangat marah dengan ayahnya, ternyata ibu tirinya yang sekarang ini dinikahi ayahnya satu tahun setelah ibunya Hyun Wook meninggal.

Kalo kata orang jaman dulu, belum juga kering kuburannya istrimu, udah main nikah aja kau..

Ayahnya tidak mengira bahwa Jae Young akan membocorkan hal ini kepada Hyun Wook lalu mengundurkan diri.

Ayah Hyun Wook lalu memberitahukan rahasia besar Jae Young dan meminta Hyun Wook untuk menyebarluaskannya ke media massa, supaya Jae Young bisa cepat kembali ke ANA.

Hyun Wook menolak dan mengatakan bahwa ini adalah akhir dirinya bekerja untuk ANA, ia tidak mau tau lagi apapun tentang ANA.

Se Na merasa sangat bersalah melihat berita di internet, infinite power yang akan bubar karena tiga orang membernya dibawa pergi oleh Jae Young. Dan Jae Young pergi karena dirinya.

Dengan langkah gontai Se Na ingin menghibur Hyun Wook yang pasti sedang lebih stress sekarang

Ia meminjam topeng anjing yang dipakai bekerja oleh pacarnya Joo Hong.

Ia memakainya di kepalanya dan datang ke rumah Hyun Wook. Ia mendapati Hyun Wook sedang duduk termenung.


“ halo.. aku temannya Se Na, namaku Dal Bong. Se Na ingin menyampaikan sesuatu padamu tapi dia malu. Dia memintaku menyampaikannya..” kata Se Na dengan topengnya.

Dal bong boongan mengatakan bahwa Se Na sangat kuatir bahwa hal ini terjadi karena dirinya, Se Na sangat kecewa karena dia tidak bisa memainkan lagu yang sudah dengan kerja keras ia selesaikan.  Padahal kalau diberi kesempatan, ia pasti bisa mengalahkan Jae Young. Se Na bilang bahwa dia menyesal dan berjanji bahwa ia akan bekerja dengan lebih keras mulai sekarang.

Setelah selesai menyampaikan pesannya, Dal Bong boongan duduk di samping Hyun Wook.



“ Se Na memintaku untuk menemanimu, supaya kau tidak kesepian..”




Hyun wook akhirnya angkat bicara, “ temanmu Se Na, apakah dia baik- baik saja?”

Dal Bong boongan mengangguk, akan tetapi Hyun Wook tidak percaya, lalu membuka topeng anjing itu.

Di dalamnya, Se Na menangis. Duh, gak keliatan.. Se Na terlalu putih.. hehe..


****

Di dua episode ini Hyun Wook menjelaskan alasannya bersikap baik pada Se Na. sahabat Hyun Wook meminta Hyun Wook untuk menjauhi Se Na supaya bisa melupakan So Eun.

Akan tetapi Hyun Wook tidak mau dan mengatakan bahwa ia akan merawat Se Na.

Meanwhile I have a feeling kalo habis ini akan lebih banyak scene Se Na- Shi Woo.. haha..

Kayanya lagu Se Na yang dinyanyiin Shi Woo tadi akan di gembleng lagi dan dijadikan lagu buat debut solonya Shi Woo sepeninggal member lainnya.. haha.. sok tau banget :p

Minggu, 05 Oktober 2014

RECAP: SHE'S SO LOVABLE EPISODE 1-2

Huahuahua.. dengan menyesal aku engga menyelesaikan, lebih tepatnya, melanjutkan drama “The Night Watchman”.. mian..hehe.. ini pertama kalinya aku engga konsisten sama drama yang aku tonton.

Tapi daripada setengah hati nontonya, mendingan berenti nonton aja sekalian.. hehe..

The Night Watchman menurutku alurnya terlalu lambat, tidak dibarengi dengan konflik yang greget di tiap episodenya. Alur yang lambat ini di tambah lagi dengan episodenya yang lumayan banyak yaitu 24 episode, itu yang bikin aku makin males bikin reviewnya atau ngikutin dramanya sampai akhir.

Selain itu juga karena aku udah kebelet pengin nonton drama korea lain yang judulnya “My Lovable Girl”. Drama ini yang akan ku bikinin reviewnya menggantikan the Night Watchman yaa..hehe..



My Lovable Girl ini drama sbs yang punya 16 episode. Ceritanya tentang dua orang yang sama- sama terjebak di ruang nostalgia..hehe..

Yang cowok terjebak karena kematian tragis mantan pacarnya, sedangkan yang cewek terjebak di kematian tragis kakaknya.

Pacar dan kakak itu adalah satu orang yang sama, jadi dua orang laki laki dan perempuan yang stuck sama satu orang yang sama. orang yang kehilangan A lover, dan orang kehilangan a sister.

Drama ini diperankan oleh aktor dan aktris yang sangat eye catching, hehe..

Pertama ada Rain, si Lee Young Jae yang udah selesai menjalankan wajib militernya memilih drama ini untuk kembali ke layar kecil lewat drama tivi. Rain berperan sebagai Lee Hyun Wook. Setelah pacarnya, Yoon So Eun meninggal dalam kecelakaan mobil, Hyun Wook menyendiri di pulau jeju untuk menyembuhkan lukanya, or what he believe so.



Kedua ada Jung Krystal, si gorgeous Lee Bo Na ini berubah 180 derajat di drama ini, which is makes me more curious  about this drama. Jung Krystal berperan sebagai Yoon Se Na, adik mendiang Yoon So Eun. Don’t expect Krystal yang glamour, charming dan selalu jadi center of attention, ato kesan yang manja.



She’s way from that, I think this is might be the real Krystal too, di suatu reality show antara dia dan kakaknya, Jessica, terlihat bahwa terkadang Krystal terkesan lebih mature di banding dengan kakaknya.

Yoon Se Na hidup dengan berat setelah kakaknya pergi meninggalkannya, ia harus pindah- pindah tempat kerja karena dia dikejar- kejar terus oleh debt collector sehingga membuat dia harus nomaden..hehe..

Di tengah hidupnya yang berat, Se Na masih menyempatkan diri untuk membuat music, ia bercita- cita untuk menjadi seorang song writer.



Ketiga ada Shin Hae Yoon, cewek yang selalu lingering around Rain, huh.. sebel..huhu.. dia suka sama Hyun Wook  sejak lama, tapi apa daya, Hyun Wook masih belum move on dari So Eun..hehe.. Hae Yoon bekerja di salah satu production House bernama ANA. ANA ini milik dari ayahnya Hyun Wook. Sayang, hubungan Hyun Wook dengan ayahnya tidak terlalu baik, Hyun Wook memutuskan untuk hidup terpisah dengan ayahnya.



Lanjut, ada Shi Woo. Lelaki yang sepertinya nantinya akan jadi pihak ketiga yang Cuma kebagian pas Se Na lagi sedih sedih, trus pas lagi bahagia, eh Se Na malah sama Hyun Wook.. that type of character.. I think..hehe.. Shi Woo diceritakan sebagai member Infinite Power (boyband) di drama ini. Shi Woo tidak memiliki kepribadian yang disukai banyak orang, bahkan sesama member grupnya pun tidak dekat dengan dia. Tipe tipe lelaki kesepian di tengah banyak fans..hehe..



Lanjut ada Seo Jae Young, orang yang suka sama Hae Yoon dan musuh bebuyutan sama Hyun Wook. Sikapnya sangat arogan, sombong mentang- mentang song writer terkenal yang menghasilkan banyak lagu hits. Setidaknya ada dua alasan yang membuat Jae Young menyebalkan. Satu karena Hyun Wook adalah saingannya sebagai song writer, dua karena cewek yang disukai Jae Young malah suka sama Hyun Wook. Perfect! 


Haha..
****
EPISODE 1

episode awal di mulai dengan Hyun Wook yang terlibat perang mulut dengan Yoon So Eun di dalam mobil di perjalanan. Tidak terlalu jelas apa yang mereka perdebatkan, tapi sepertinya masalah keluarga. Di radio di putarkan lagu yang ditulis oleh Hyun Wook, menjadi soundtrack berantem mereka hari itu.



hyun wook emosi dengan pertengkaran mereka, ia menepikan mobil lalu keluar dari mobil sejenak untuk menenangkan pikiran sementara So Eun tetap di dalam mobil.

Tiba- tiba sebuah mobil yang melaju kencang mengalami pecah ban sehingga menyebabkan kecelakaan beruntun, yang paling parah ialah ada truk yang melaju kencang dan tidak bisa mengendalikan truknya. Truk itu lalu terbakar, terbalik balik, dan menabrak mobil Hyun Wook dimana ada So Eun di dalamnya.

Hantaman truk itu membuat kaca depan mobil Hyun Wook pecah dan mengenai So Eun. 



Hyun Wook berusaha menyelamatkan So Eun akan tetapi ia berada  terlalu jauh dengan mobilnya saat itu, sehingga upaya penyelamatan pun gagal, dan So Eun meninggal dunia.



Tiga tahun berselang, Hyun Wook kini hidup menyendiri di pulau Jeju, berusaha menjauh sebisa mungkin dari hiruk pikuk kota dan kenangan yang membuat hatinya sakit tiap kali mengingatnya.

Hingga suatu malam saat Hyun Wook masih terjaga, ia hampir jantungan karena di tengah malam, di tengah badai, dan di tengah padamnya listrik, terdengar bunyi ponsel yang bukan dari ponselnya.

Dengan penuh rasa penasaran Hyun Wook membuka Laci meja yang di dalamnya ada kotak lagi. Ia membuka kotak itu dan menemukan handphone yang layarnya sudah pecah.

Dari tempat penyimpananya, jelas hape itu telah ada disana untuk waktu yang lama. Si penelepon meninggalkan pesan suara.



Hyun wook mendengarkan pesan suara itu, suara seorang gadis yang menceritakan keadaannya selama ini. betapa berat ia menjalani hidup selama ini tanpa kakaknya.



Hyun wook pun menyadari bahwa itu adalah adik dari So Eun, dan hape itu adalah hape So Eun yang masih disimpan Hyun Wook. Tapi yang aneh, masak hape yang udah ditinggal 3 tahun bisa bunyi? Bukannya ga pernah di charge? Hehe.

Mari kita anggap itu sebagai keajaiban, haha..

Besoknya, Hyun Wook langsung kembali ke Seoul. Ia pergi ke salah satu kantor provider untuk menanyakan nomor yang menelepon dia semalam. Ia menyatakan bahwa nomor itu sedang tidak aktif, dan tidak nama yang terdaftar atas nama nomor itu.

Hyun wook bingung, lalu pesan yang kemarin itu siapa?

#musik horror.

Pertanyaan segera dijawab, karena Se Na habis dikejar- kejar debt collector kemarin, jadi setelah menelepon kakaknya, yang diangkat sam Hyun Wook, Se Na langsung mematikan hapenya.

Dan mengenai namanya yang tidak terdaftar, mungkin dia menggunakan nama samaran untuk menjauhkan dia dari debt collector.

Setelah dipecat, Se Na bekerja di sebuah hotel sebagai seorang pelayan. Malam itu waktu dia hendak pulang, seekor anjing menghampiri Se Na.



Itu adalah anjing Hyun Wook, disanalah perkenalan mereka berawal. Besoknya Hyun Wook langsung meminta Se Na untuk menjaga anjingnya karena sepertinya Dal Bong, nama anjing Hyun Wook, menyukai Se Na.

Sementara itu Hyun Wook masih penasaran dengan telpon yang ia terima beberapa hari lalu, akhirnya ia pun menyewa seorang detektif untuk mencari tau keberadaan Se Na.

Meski sudah kenal dengan Hyun Wook, akan tetapi Hyun Wook tidak tau bahwa itu adalah Se Na, karena dalam bekerja, Se Na menggunakan nama Joo Hong untuk menghindar dari debt collector.

A big coincidence terjadi saat Hyun Wook menitipkan Dal Bong kepada Se Na di suatu malam. Malam itu ada konser di hotel dan Hyun Wook sedang ada urusan.

Se Na sudah menyiapkan CD demo yang berisi lagu ciptaannya, ia berharap bisa bertemu manager infinite supaya lagunya bisa didengar oleh manager.

Untuk itu Se Na menitipkan Dal Bong kepada salah satu rekannya di hotel, akan tetapi malang, Dol Bang malah menghilang dan membuat Hyun Wook sangat marah dengan Se Na.

Sementara di konser, inilah pertemuan pertama Se Na dengan Shi Woo. Se Na mendapati Shi Woo yang habis ditolak sama cewek.

Shi Woo memergoki Se Na dan menanyakan ada apa pelayan berada disini, ia curiga kalau Se Na akan merekamnya dan menyebarkan aib ditolaknya shi Woo ke internet.

Akan tetapi Se Na menyangkal dan menyatakan bahwa ia hanya ingin memberikan CD demonya. Shi woo yang sedang emosi langsung mengajak Se Na ke dalam, memutar CD demo milik Se Na di depan banyak orang.



Se Na merasa sangat dipermalukan, ia tidak ingin karyanya didengar dengan cara seperti ini. se Na pun pergi dan menampar Shi Woo atas sifatnya. Shi woo jelas tidak terima atas tamparan itu, ditambah lagi ia ditampar di depan banyak orang..

Batinnya, “hello!! Gue artis kalik!!!”, wkwkwkwk.

Kasian amat, udah di tolak, di tampar lagi..wkwkwk..

Dengan perasaan yang campur aduk, Se Na meninggalkan ruangan pesta. Diluar ia ketemu dengan Hyun Wook yang marah besar atas hilangnya Dal Bong.

Se Na juga bingung atas hilangnya Dal Bong, tapi sayang Hyun Wook tidak peduli dan menilai bahwa Se Na memang careless, dan tidak seharusnya Hyun wook percaya pada orang seperti Se Na.

Se Na membela diri dengan menyatakan bahwa ia hanya menitipkan Dal Bong sebentar, sepanjang hari ia selalu bersama Dal Bong.

Akan tetapi Hyun Wook tidak peduli dan menyatakan bahwa ia akan memastikan Se Na akan kehilangan pekerjaannya karena hal ini.

Dan benar, setelah Dal Bong ketemu, Se Na diminta menghadap managernya. Teman Se Na yang dititipi Dal Bong menyatakan bahwa Se Na bermaksud ingin memberikan CD demo ke salah satu orang ANA, karena ia bercita cita menjadi song writer. Mendengar hal itu, manager menertawakan mimpi Se Na yang begitu tinggi akan tetapi tidak dibarengi dengan pendidikan music yang memadai. Se Na sangat sedih mendengar hal itu.

Se Na pun dipecat, dengan berat hati ia pulang ke rumah.

Sementara itu Hyun Wook mendapat telpon dari detektif yang menyatakan bahwa ia telah menemukan keberadaan Se Na. ia mengatakan bahwa Se Na bekerja di hotel tempat Hyun Wook menginap sekarang, akan tetapi Se  Na menggunakan nama Joo Hong.

Hyun Wook langsung terkejut setengah mati,

What? Perempuan yang jagain anjing gue, perempuan yang baru aja dipecat gara- gara gue, adalah Se Na? adiknya mantan gue?? What????

Hyun wook langsung mencari Se Na, ia mendapati Se Na sedang duduk di halte bis.. merenungi nasibnya..

Besok gue makan apa ya,

Gitu kalik, haha..

Hyun wook memberanikan diri mengambil hape dan menelpon nomor yang mengiriminya pesan suara.



Dan, sekarang..

Telponnya diangkat..

Dan yang mengangkat adalah wanita yang sekarang sedang duduk di halte bis di hadapannya..



He finally found his girl’s sister..
****
EPISODE 2

Hyun wook tidak sanggup bicara, Se Na pun menutup telepon dari nomor yang tidak dikenal. Hyun wook menelpon dari hapenya, bukan dari hape So Eun.



Hyun wook memandang Se Na dari kejauhan, Se Na pun akhirnya melihat Hyun Wook. Tapi karena sebel, akhirnya Se Na segera naik bus dan meninggalkan Hyun Wook.

Stress habis dipecat, Se Na minum dengan temannya Joo Hong. Hyun Wook juga ada disana, dan mendengar dirinya di jelek- jelekkan.

Se Na Menceritakan bahwa dirinya dipecat karena seorang lelaki brengsek, dia pikir ia adalah laki- laki baik. Tapi dia sudah di bodohi.

Hyun wook nampak kesal mendengarnya, tapi dia berusaha menahan diri.

Joo hong menceritakan bahwa hari ini ada yang mencari Se Na, tapi ia sudah mengatakan bahwa ia tidak pernah lagi kontak dengan Se Na.

Se Na dan Joo Hong sama sama mengira bahwa itu adalah debt collector, padahal itu adalah Hyun Wook. Ia sudah tau dimana Se Na tinggal.

Keesokannya Se Na bekerja di tempat baru, dia bekerja sebagai petugas pengantar makanan. Lunch box yang harganya sekitar 150 ribu per kotak. Makanan yang langganannya adalah seleb dan orang penting lainnya.

Pesanan pertama Se Na mendarat di kantor ANA. Di dalam lift, ia bertemu lagi dengan Shi Woo. Se Na kesel banget karena harus bertemu dengan Shi Woo dan sikap sombongnya, dan sikap fakenya Shi Woo di depan fans. Ia tidak betah lama- lama di dekat Shi Woo.



Ia tidak ingin banyak bicara, Se Na langsung menyodorkan kartu nama tempat kerjanya dan meminta Shi Woo memesan di sana saja. Hyun wook kelihatan senang tapi masih gengsi dan mengejek Se Na, apakah Se Na akan menyelipkan CD demo di dalam lunch boxnya? Se Na melengos dan mengancam Shi Woo untuk bersikap baik padanya kalau tidak mau skandal di “tolak cinta” nya Shi Woo tersebar di internet.

Tidak cukup dengan itu, setelah dari kantor ANA, Se Na harus mengantar ke rumah Hyun Wook.

Hyun wook sudah tau tempat kerja Se Na yang baru, dan dia sengaja memesan ke tempat kerja Se Na.

Hyun wook dengan anteng bersama Dal Bong menunggu kedatangan Se Na dan lunch boxnya.



Saat Se Na datang, Dal Bong diminta untuk menyambut Se Na.



Se Na sangat senang melihat anjing golden retriever yang mirip dengan dal Bong, tapi dia tidak menyangka bahwa itu memang dal bong, sampai akhirnya Hyun Wook keluar.

Pura pura surprise, “ oo!! Itu kau??? Ya ampun, kebetulan banget”

Se Na mendadak kesal, dan menjawab dengan ketus, “ yaa, aku kebetulan pernah kerja di hotel, dan kebetulan ketemu dengan cowok brengsek, yang sekarang juga aku kebetulan nganterin pesenan ke rumahnya”

Wajah hyun Wook langsung manyun, ia mengatakan bahwa ia akan memesan lunch box ini setiap hari mulai dari sekarang.

Se Na menanyakan kenapa harus begitu?

Hyun wook menjawab karena dia sangat menyukai rasa lunch box ini,

Se Na langsung menimpali, “ oh ya? Bukankah ini pertama kalinya bagimu memesan? Darimana kau tau ini enak atau tidak?”

Hyun wook mati kutu, haha.. melihat Se Na pergi, Hyun Wook berkata pada Dal Bong bahwa dirinya dan Se Na akan perlu waktu lama untuk bisa saling dekat.

Sementara itu Hyun Wook berusaha keras mendekatkan diri dengan Se Na, ia selalu mengkuti Se Na kemanapun pergi dan tiba- tiba muncul di depan Se Na lalu berpura- pura bahwa semua itu hanya kebetulan.

A MUST WATCH SCENE..HAHA!


Se Na mengeluhkan kenapa Hyun Wook selalu ada di rumah, apa dia tidak punya pekerjaan?

Haha.. hyun wook kesal mendengarnya,

Besoknya Hyun Wook mengenakan jas lengkap dan naik mobil menghampiri Se Na, ia mengatakan bahwa hari ini ia sudah bekerja keras. Sayang Se Na tidak mendengarnya karena ia mengenakan ear phone, hahahahahahaha!!



Hyun Wook meminta Se Na mengantarkan Lunch boxnya ke taman, Se Na mengeluh kenapa ia menyuruhnya mengantar kesini, ia harus berjalan jauh.

Hyun wook dengan santainya menjawab, bila Se Na lelah, maka dia bisa istirahat dulu bersama Hyun Wook. Cuaca sedang cerah.

Se Na mengelak dan mengatakan  apakah Hyun Wook tidak melihat ramalan cuaca?

Hari itu akan hujan, Hyun Wook kembali mati kutu.. haha..

Dan benar, sesaat kemudian hujan turun, untuk pertama kalinya, hyun wook memakaikan kain ke kepala Se Na supaya Se Na tidak basah, lalu sakit, dan kembali menyalahkan Hyun Wook karena membuatnya kehujanan dan sakit.



Malamnya, Hyun Wook makan malam dengan salah satu sahabatnya, Hae Yoon dan Jae Young di rumah barunya di Seoul.

Saat mengantar Hae Yoon pulang dengan taksi, ia melihat bayangan So Eun di seberang. Dengan segera Hyun Wook mengejar bayangan itu.



Akan tetapi, bukan So Eun yang di dapatinya, malah Se Na yang ia temui sedang dikejar oleh debt collector.

Hmm.. mungkin ini pesan dari So Eun untuk hyun wook supaya jagain adiknya..

Se Na kaget melihat Hyun Wook yang ikut kejar- kejaran dengannya, Hyun Wook mengatakan bahwa ia akan menjelaskannya nanti, sekarang mereka harus lari.

Kaki Se Na yang tidak sebanding dengan panjang kaki Hyun Wook membuat ia kelelahan, dan saat Se Na istirahat sejenak, tiba- tiba sebuah pick up tanpa sopir menggelincir ke arahnya.

Hyun wook melihat pick up itu, seolah tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, ia dengan segera memeluk Se Na agar tidak tertabrak pick up itu.

Surprisingly, pick up itu berhenti tepat sebelum ia melindas Se Na dan Hyun wook. Akan tetapi Hyun wook tetap tertabrak oleh pick up itu hingga ia pingsan.

Debt collector merasa kasihan pada Se Na dan mengatakan bahwa hari ini mereka akan memberi Se Na kesempatan lagi.

Hyun wook di bawa ke rumah sakit, karena kecelakaan tadi, hyun wook tidak bisa menggunakan tangan kanannya.

Se Na merasa sangat bersalah, besoknya ia mengantarkan makanan ke rumah Hyun Wook sekaligus pamitan.

Karena tempat Se Na kerja sudah tau bahwa Se Na ada masalah dengan debt collector, mereka tidak ingin ambil resiko dengan mempekerjakan Se Na. kasian T.T

Hyun wook sudah mengetahui bahwa Se Na terlibat hutang dari detektif andalannya. Saat se na datang ke rumah, Hyun Wook menawari Se Na untuk mengurus Dal Bong.

Ia tidak bisa mengurus Dal Bong karena tangannya sedang sakit, tangannya sakit kan karena Se Na,

Halah… modus.. haha..

Se Na menyanggupi tawaran itu, selain karena harganya cocok, tuannya Dal Bong kan bagus pisan.. hahahaha..

Saat Se Na sedang bersama Dal Bong, seseorang datang mencari Hyun Wook yang saat itu sedang pergi. Orang itu adalah Hae Yoon yang datang untuk bicara dengan Hyun Wook.

Melihat cara hyun wook menyambut Hae Yoon, Se Na mengira bahwa mereka pacaran ato ada hubungan special.

Di dalam, Hae Yoon menyatakan bahwa ayah hyun wook yang sekarang dirawat di rumah sakit membuat ANA di dalam masa kritis juga, Hae Yoon berharap Hyun Wook bersedia menggantikan ayahnya menjadi presdir.

Hyun wook di perdengarkan lagu infinite yang paling baru,

Diluar, Se Na mendengar lagu itu dan merasa bahwa lagu itu sangat mirip dengan miliknya.

Setelah hae Yoon pergi, ia menanyakan pada hyun wook apakah ia boleh mendengar lagu yang tadi?

Hyun wook bilang tidak boleh, karena ia sendiri tidak punya filenya. Hyun wook bertanya ada apa,

Dan se Na menjelaskan semua. Bahwa malam saat dal bong hilang, ia pergi ke pesta ANA untuk memberikan CD demo kepada salah satu orang ANA, tapi ia tidak sempat memberikannya. Dan lagu yang ada di CD demo itu sangat mirip dengan lagu yang tadi baru ia dengar.

Hyun wook kaget mendengarnya, sementara Se Na segera pergi ke kantor ANA, mencari kejelasan tentang lagu ciptaannya.

Disana ia bertemu dengan Jae Young, orang yang mengaku menulis lagu itu. jae young menyatakan bahwa ia tidak mungkin memplagiat lagu murahan yang dibuat oleh musisi kacangan seperti Se Na.

Jae Young menyuruh Se Na pergi, Se Na sangat sedih dan meninggalkan kantor itu. di pintu, ia ketemu dengan Hyun Wook yang datang ke ANA untuk mengkonfirmasi hal yang sama.

Hyun wook menanyakan apakah Jae Young benar- benar tidak pernah mendengar CD demo milik Se Na?

Karena apabila ya, maka Jae Young punya tiga pilihan,

Satu, ia dituduh plagiat.

Dua, ia dituduh melakukan penggubahan lagu tapi tanpa ijin penciptanya.

Tiga, buat lagu baru..

Hahaha!!! I like your style, hyun wook!

Jae Young menyangkal bahwa ia plagiat, akan tetapi ada Shi Woo disana dan mengatakan bahwa ia menaruh CD itu di meja Jae Young.



Jae Young kembali menyangkal dan menyuruh sebaiknya Hyun Wook pergi saja, karena tidak sembarang orang boleh ada disini.

Hyun Wook lalu berkata, “ bagaimana kalau aku siapa- siapa disini? Bagaimana kalo aku menggantikan posisi ayahku sebentar lagi? Apakah kau akan baik- baik saja?”

Hmm.. sepertinya hyun wook sudah mempertimbangkan tawaran Hae Yoon tadi.

Di Halte bus, Se Na akan naik ke dalam dengan tasnya dan akan kembali ke kampung halamannya. Akan tetapi hal itu dicegah oleh Hyun Wook tepat pada waktunya.



Hyun wook mengatakan apakah Se Na serius ingin menjadi song writer?

Kalo serius, tidak seharusnya ia pergi begitu saja dengan adanya kasus plagiarisme ini. ia harus berusaha untuk menggapai impiannya.

Se Na membela dirinya di hadapan hyun wook dengan mengatakan bahwa Hyun Wook tidak tau apa- apa tentang hidupnya.

Hyun woook mengatakan tidak juga, ia cukup tau siapa Se Na. ia mengatakan bahwa ANA sudah membeli lagu milik Se na dan meminta Se Na bekerja di ANA juga.

Se Na bingung dan mengatakan siapa sebenarnya Hyun Wook.

Hyun wook tidak mengakui siapa dia sebenarnya dan hanya mengatakan bahwa ia juga ingin bekerja lagi sekarang..

“ karena kau sudah kerja di ANA, hutangmu sudah lunas semuanya,,”

Hyun wook meraih tas Se Na, sementara Se Na masih berdiri di sana melihat Hyun Wook.

Ia menanyakan pada Hyun Wook, “ Apa kau menyukaiku?”

Jengjeng!!! Hyun wook nampak bingung akan pertanyaan itu..

Bersambung..
****

I was trying to make a recap on this drama. Cerita drama ini sayang banget kalo di penggal- penggal gitu aja, lagipula aku udah gak banyak kerjaan lagi sekarang, Cuma lagi UP..haha, Cuma :’)

Anyway, aku suka dengan perubahan karakter rain dan krystal disini. Mereka sudah dewasa ya, hehe.. gak lagi seperti lee young jae dan jauh dari kesan Lee Bo Na.

Rambut krystal yang biasanya bergelombang dan bercahaya, di drama ini dibuat lurus lepek dan lusuh, begitu juga dengan make upnya, membuat Krystal terlihat sangat lusuh..

Sementara Rain juga terlihat makin mature setelah pulang dari wamil, membuat aku penasaran dengan drama ini ke depannya.

Hyun wook sebenarnya memiliki niat awal untuk menjaga Se Na untuk So Eun. Hyun Wook tentu merasa bahwa karena dirinya So Eun meninggal dan membuat Se Na harus hidup sendiri.

Akan tetapi, dengan perhatian Hyun Wook pada Se Na, dan ketidaktahuan Se Na akan siapa Hyun Wook sebenarnya, maka sangat wajar jika ia mengira Hyun Wook menyukainya.

Saat Hyun wook terluka di rumah sakit, Se Na menanyakan kenapa Hyun Wook harus ikut campur pada kehidupan orang asing sepertinya?

Hyun wook menjawab, “ bagiku, kau bukan orang asing.”

Bahkan mendengarkan lagu terakhir sebelum So Eun meninggal pun sampai sekarang masih membuat Hyun Wook susah bernapas, apalagi harus memulai cinta yang baru,

Terlebih lagi dengan adik kekasihnya sendiri, dan jika Se Na tau nantinya, apa dia masih sanggup mencintai lelaki yang dicintai kakaknya?

Atau sanggupkah dia mencintai orang yang secara tidak langsung membuatnya hidup sendiri selama ini?

Entah bagaimana Hyun Wook nanti bisa membedakan cinta dan simpati..

Apa dia bisa memberi batas bahwa yang ia berikan untuk Se Na adalah simpati, bukan cinta?

Atau apakah nanti jika cinta itu telah tumbuh, apa Se Na bisa yakin bahwa yang diberikan Hyun Wook padanya adalah cinta dan bukan sekedar simpati karena ia adalah adik So Eun?

Sekarang aku berpikir, bahwa kalo kita kira  orang suka sama kita tapi  orang itu suka sama orang lain, itu jauh lebih mending daripada kita mengira bahwa orang suka sama kita, tapi ternyata dia Cuma kasian sama kita. Huhuhuhuhuhu..


Sementara Hyun Wook mungkin menjadi jawaban mimpi Se Na, she almost give up on her dream. She even left her guitar at joo hong’s. mudah- mudahan langkah Hyun Wook membeli lagu Se Na ini merupakan langkah yang tepat.  

Kamis, 02 Oktober 2014

PLACE TO EAT REVIEW: COFFEE SECRET

Disaat perut laper, dan kantin sebelah udah terlalu mainstream maka harus cari tempat makan yang bisa mengisi perut yang laper..hehe..

Salah satu tempat yang memang ada dalam listku untuk dicoba adalah coffee secret, tempatnya udah lumayan lama sih, Cuma aku nunggu dulu sampe ada rekomendasi orang dulu..haha..



Pas hari minggu kemarin aku kesana jam 10an, tapi tutup… huhu..

Apa kalo minggu emang tutup ya? :’)

Trus kemarin pas emang hari kerja, aku mampir kesana lagi dan alhamdulilah buka..hehe..

Kesan tempatnya emang pas sama namanya, coffee secret, emang kesannya ga terduga gitu kalo ada tempat ngopi disana..

Semacem kaya tempat makan miserius di drama “Secret Garden”..haha.

Masuk kesana kemarin engga terlalu rame, Cuma ada dua konsumen yang ada di dalam, dan sekelompok orang di luar.

First impression, aku suka banget sama interiornya, really cozy :D

Sofanya empuk, jadi seru kalo buat tiduran..hahahahahaha..

Kemarin aku pesen latte sama chicken sandwich,


Katanya laper, tapi kenapa pesen sandwich ya T.T my bad T.T

It doesn’t take long, Cuma sekitar 15 menit kemudian pesenan udah dateng..

Gelasnya gak gede, huhu.. tapi rasa kopinya enak..hehe..

Trus kalo untuk sandwichnya, enak, rasanya fresh banget, tapi kalo pake roti yang gedean bisa kalik ya.. harganya 20 ribu boss, masa iya pake roti tawar yang ukuran biasa..huhu…

Nah ini nih yang paling penting, mas kasirnya ganteng gilaaakkk.. buakakakakakakak..

Mudah- mudahan pas kesana lagi, mas- masnya lagi dalam shift.. hahahahahaha..

Di tempat ini makanan beratnya Cuma ada pasta sih, kaya spaghetti bolognaise dan sodara- sodaranya.. sisanya paling kaya sandwich, pancake, smoothies.


Jadi selamat mencoba :D